in

Workshop Operator, Perawatan, Dan Pengelolaan Bagi UPJA

Alsintan pra panen yang disediakan di antaranya seperti traktor dan pompa air. Sedangkan alsintan panen berupa power thresher dan combine harvester.

DEMAK (jatengtoday.com) – Untuk meningkatkan kompetensi pengurus poktan, pengelola UPJA, dan penyuluh pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak mengadakan Workshop Operator, Perawatan, Dan Pengelolaan Bagi UPJA.

Menurut Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan atau pelatihan kepada kelompok tani, penyuluh pertanian agar dapat menggunakan, melakukan perawatan, dan pengelolaan ALSIN dalam kegiatan ini ALSIN yang digunakan praktik yaitu cultivator.

Penerapan teknologi usaha pertanian tidak terlepas dari alat dan mesin (alsin) pertanian. Dimana salah satu satu program pengembangan dan pemanfaatan alat dan mesin di lapangan dilakukan melaluipendekatan pola Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin (UPJA ).

UPJA adalah salah satu bentuk rekayasa sosial dan kelembagaan ekonomi baikperorangan, kelompok khusus pelayanan jasa alsin, kelompok tani ternak, UPTD,koperasi yang memiliki atau mengelola unit usaha pelayanan jasa alat dan mesindalam kegiatan usahanya.

Kegiatan UPJA pada tahap awal dilaksanakan melalui kelembagaan yang beradadidalam satu unit usaha dalam kelompok tani ternak, yang selanjutnya disebutkelompok UPJA. Salah satu upaya menumbuh kembangkan UPJA di pedesaan adalahpemanfaatan alat dan mesin dengan sumber dana dari pemerintah. Untuk ituagar dalam pelaksanaan UPJA di lapangan dapat berkembang secara mandiridan berkelanjutan, dan dikelola melalui prinsip yang efisien, efektif diperlukansuatu pedoman dalam pengelolaannya.

Usaha pelayanan jasa alsintan atau yang biasa dikenal dengan sebutan UPJA, merupakan sebuah lembaga ekonomi di pedesaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa dalam rangka optimalisasi penggunaan alsintan untuk memperoleh keuntungan usaha.

UPJA ini melayani jasa alsintan untuk keperluan pra panen, panen, hingga pasca panen di tingkat kelompok tani. Alsintan pra panen yang disediakan di antaranya seperti traktor dan pompa air. Sedangkan alsintan panen berupa power thresher dan combine harvester.

Adapun kegiatan ini diadakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (DISTANBUN) Provinsi Jawa Tengah Bidang Prasarana dan Sarana, yang dilaksanakan di Wilayah Kabupaten Demak di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Guntur. Sedangkan untuk narasumber adalah Subkkor Alat Mesin Pertanian Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah  Parmadi WJ, STP., Plt Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Heri Wuryanta, STP, MP., dan Perwakilan dari CV. Mandiri Garlica Pratama (ISHOKU).

DISTANBUN Jawa Tengah menggandeng salah satu perusahaan penyedian alat dan mesin pertanian yaitu CV. Mandiri Garlica Pratama (ISHOKU) dan media penyiaran radio/ berita yaitu Radio Republik Indonesia.

Peserta Workshop operator, perawatan, dan pengelolaan bagi upja sebanyak 30 orang terdiri dari unsur kelompok tani, penyuluh pertanian dari 3 kecamatan yaitu kecamatan guntur, kecamatan mranggen, dan kecamatan karangawen. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *