in

Serimpen Jayaningrat, Doa dan Harapan Penari Greget Untuk Para Ibu

Dalam setiap geraknya, juga menyiratkan harapan-harapan terbaik bagi para ibu dan perempuan di Nusantara.

SURAKARTA (jatengtoday.com) – Menyambut Hari Ibu 2022, Sanggar Greget Semarang, menggelar pertunjukkan tari Serimpen Jayaningrat. Pertunjukkan tersebut disajikan di Pendhapa Ageng Humardhani, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta, Kamis (22/12/2022) malam.

Koordinator acara, Sangghita Anjali, mengungkap, pertujukkan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para ibu. Menurutnya, tarian ini menggambarkan tentang jiwa patriotisme sosok perempuan yang kokoh, tangguh dan teringginas, namun perilakunya lembut. 

“Dalam penyajianya, tarian ini menggunakan senjata tombak sebagai perlambang adanya persatuan dan kesatuan dalam satu tujuan kebenaran,” kata Sangghita.

Anak dari penari kenamaan Yoyok Priyambodo ini menambahkan, Serimpen Jayaningrat ini juga menjadi sebuah doa. Dalam setiap geraknya, lanjut dia, juga menyiratkan harapan-harapan terbaik bagi para ibu dan perempuan di Nusantara.

“Bahwa kedepan lebih baik dari pada hari ini untuk menuju Jayaningrat. Akan tetapi tetap bersikap santun, lembah manah dan gotong royong mengedepankan kepentingan Bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi,”

Serimpen Jayaningrat karya Yoyok Bambang Priyambodo ini ditarikan oleh Sangghita Anjali, Maria Benita, Jihan Salsabila, Adinda Salsabila.

Sementara garapan musiknya, dibawakan oleh Mahendra, Darsono, Nut pamurbo setyoko, Taufik Isman Syah, Galih Wahyu Sejati, Alvian hendi prayoga, Mohamad Choirul Bahri, Kirana Gandhi Firmansyah, nyoto dwi rohadi, Agnes Pramudya Wardani, M. Vico, Akbar. (*)

Ajie MH.