in

Periksa Mata Pakai BPJS Kesehatan Tak Perlu Lewat Faskes Tingkat Pertama, Begini Caranya

SEMARANG (jatengtoday.com) – Bagi pengguna BPJS Kesehatan yang ingin memeriksakan kondisi mata, tidak perlu lewat Faskes Tingkat Pertama (FKTP) untuk mendapatkan rujukan. Tapi bisa langsung mendatangi Faskes Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL)

Perubahan alur pemeriksaan khusus kesehatan mata BPJS Kesehatan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan layanan optimal kepada peserta Program JKN-KIS di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Asri Wulandari menjelaskan, aturan tanpa rujukan FKTP ini telah dibubuhkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 514 Tahun 2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di FKTP. Aturan itu menjelaskan bahwa pemeriksaan refraksi merupakan salah satu kompetensi dokter pelayanan primer yang harus tuntas ditangani di FKTP.

Baca juga: Resmi Dilantik Jokowi, Ini Susunan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan 2021-2026

Penjaminan pelayanan kacamata oleh BPJS Kesehatan pada FKTP meliputi pemeriksaan refraksi sampai dengan penetapan koreksi.

“Untuk menjalankan peresepan kacamata di FKTP, bagi FKTP yang mampu melakukan pemeriksaan refraksi sampai dengan meresepkan kacamata maka peserta cukup datang ke FKTP terdaftar untuk menjalani pemeriksaan serta dilegalisasi pelayanannya. Selanjutnya, dokter FKTP akan menuliskan resep kacamata untuk diserahkan ke optik sesuai mapping,” paparnya, Selasa (16/3/2021).

Kriteria FKTP yang boleh mendapatkan pelayanan kacamata bagi peserta JKN-KIS adalah yang telah memiliki dokter yang kompeten untuk pemeriksaan refraksi dan atau refraksionis/optisien dan memiliki sarana prasarana berupa peralatan pemeriksaan refraksi yang dibutuhkan.

Baca juga: BPJS Kesehatan Gunakan Aplikasi P-Care Vaksinasi untuk Catat Pelayanan Vaksin

Bagi FKTP yang tidak dapat memberikan pemeriksaan refraksi sampai dengan meresepkan kacamata, maka peserta datang ke FKTP terdaftar untuk mendapat rujukan ke optik mapping.

Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan refraksi dan memperoleh print out hasil pemeriksaan visus oleh optik untuk dilegalisasi oleh FKTP. Jika sudah dilakukan legalisasi oleh FKTP terdaftar, maka peserta dapat menyerahkan resep kacamata tersebut ke optik kembali untuk dibuatkan kacamata.

“Untuk Kota Semarang dan Kabupaten Demak, setiap Optik kami petakan dengan beberapa FKTP berdasarkan wilayah kecamatan, sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi peserta karena lebih dekat. Untuk prosedur pelayanan kacamata di FKTP serta informasi Optik yang melayani bisa diperoleh di FKTP tempat peserta terdaftar,” jelasnya.

Baca juga: Tekan Angka Persalinan Caesar, BPJS Kesehatan Lakukan Langkah Ini

Dengan adanya efisiensi pelayanan refraksi kacamata diharapkan peserta tidak akan bertumpuk ke rumah sakit lagim

Dengan begitu, rumah sakit dapat melaksanakan tanggung jawab yang lebih sebagai faskes rujukan sedangkan refraksi dapat ditangani di FKTP. (*)

 

editor: ricky fitriyanto