in

Bendungan Jatibarang Digadang Jadi Terbaik Nasional

SEMARANG, jatengtoday.com – Tiga bendungan di Jateng, yakni Jatibarang Kota Semarang, Penjalin Brebes, dan Panohan Rembang digadang-gadang mampu menjadi bendungan terbaik di tingkat nasional. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sebagai pengelola tiga bendungan itu pun mempresentasikannya kepada tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kabid Operasi dan Pemeliharaan BBWS Pemali Juana, Untoro Kurniawan mengaku sengaja memilih tiga bendungan tersebut karena memiliki kategori yang berbeda berdasarkan daya tampung air. Keunikan itu yang membuat BBWS Pemali Juana optimistis mampu menjuarai lomba pengelolaan bendungan tingkat nasional.

Dicontohkan, Bendungan Jatibarang merupakan satu-satunya bendungan yang berada di tengah perkotaan dan mudah dijangkau. Pengembangan bendungan diperlukan agar sisi sosial dan ekonomi tetap tumbuh.

“Bendungan Jatibarang ini juga menjadi ikon. Dari beberapa pemangku kepentingan dan masyarakat sudah ada yang mengajak kerjasama pemanfaatan. Kami minta juga fungsinya tetap dijaga,” tuturnya ketika presentasi di hadapan tim juri di kantor BBWS Pemali Juana, Pedurungan, Semarang, Rabu (18/10/2017).

Selain menilai dari presentasi, tim juri juga menilai aspek operasi, pemeliharaan dan pemantauan. “Tim juri sudah meninjau ke Bendungan Jatibarang untuk memantau secara langsung. Tim juri juga berkesempatan memasok benih ikan di sana. Mereka juga menanam pohon di kantor BBWS Pemali Juana yang berada di Jalan Brigjen Sudiarto, Pedurungan, Kota Semarang,” terangnya.

Dia berharap, ketiga bendungan yang diajukan mampu menjadi juara dalam lomba bendungan tingkat nasional ini. Berkaca pada pengalaman di tahun lalu, bendungan di wilayah Pemali Juana tercatat pernah meraih juara satu dan juara tiga. Dijelaskan, lomba tersebut merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka memeringati Hari Pekerjaan Umum setiap tanggal 3 Desember. “Setiap balai besar memilih bendung sesuai kategori untuk dilombakan secara nasional dalam rangka pembinaan,” jelasnya. (*)

Editor: Ismu Puruhito