in

Serikat Pekerja Kecewa, Mau Mengadu Soal PHK, Kepala Disnakertrans Jateng Tak Mau Ditemui

SEMARANG (jatengtoday.com) – Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak Bumi dan Umum (FSP KEP) Jateng merasa kecewa terhadap sikap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng. Mereka yang hendak mengadu soal PHK dan THR, dirasa tidak ditanggapi dengan baik.

Ketua FSP KEP Jateng, Ahmad Zainuddin, mengatakan pihaknya berupaya melakukan audiensi lantaran ingin meminta klarifikasi terkait statement Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Rosellasari.

“Kami sudah berkoordinasi untuk menghadap ke kantor dan kemarin pagi ditentukan jam 12 siang. Tapi ternyata Kadisnakertrans malah bersembunyi di dalam kantor tidak mau menemui,” jelasnya, Kamis (9/4/2020).

Lebih jauh Zainuddin mengungkap statement Kepala Disnakertrans Jateng yang akan mencari win-win solution terkait THR buruh justru menimbulkan keresahan. Maka dari itu, dia meminta agar statement tersebut dicabut.

Menurutnya, sebagai representasi kehadiran negara bagi buruh, Disnakertrans harus membuat surat instruksi ke perusahaan untuk membayarkan THR penuh kepada pekerja.

“Tidak melakukan PHK dengan alasan Covid-19. Dan apabila pengusaha terpaksa harus merumahkan pekerjanya maka tetap membebankan upah penuh tanpa potongan apapun. Bagi pengusaha yang tidak mematuhinya diberikan sanksi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Zainuddin juga menuntut gaji ke-13 Kepala Disnakertrans Jateng disumbangkan untuk pencegahan Corona pada buruh.

“Misalnya untuk penyemprotan angkutan buruh dengan disinfektan, pengadaan masker dan atau cairan dlsinfektan,” tandasnya.

Permintaan itu dituangkan dalam Maklumat Buruh Jateng tentang Tolak Omnibus Law, Tolak PHK Karena Covid-19, dan Berikan THR Buruh 100 Persen. Maklumat diberikan kepada staf Disnaker Jateng yang menemui FSP KEP. (*)

editor: ricky fitriyanto