in

Seribu Advokat Kawal Sudirman-Ida

SEMARANG (jatengtoday.com) – Sebanyak 1000 advokat sepakat merapat ke paslon nomor urut 2, Sudirman Said-Ida Fauziyah. Mereka akan mengawal perkara hukum yang berkaitan dengan Pilgub Jateng 2018. Terutama untuk mengantisipasi hilangnya suara saat perhitungan di tempat pemungutan suara (TPS).

Sunarto yang menjadi inisiator merasa terpanggil untuk bisa mewujudkan Pilgub yang bersih, jujur dan adil. Sebab. sekecil apapun kecurangan atau pelanggaran jelas akan menciderai proses Pilgub Jateng yang becik tur nyenengke.

“Hak-hak konstitusi harus ditegakkan. Jangan sampai ada ketakutan tidak diproses hukum karena takut dengan intimidasi, atau propaganda yang sifatnya menakut-nakuti. Dengan begitu, suara Sudirman-Ida bisa maksimal,” jelasnya di Posko Perjuangan Merah Putih, Jalan Pamularsih 95, Semarang, Senin (25/6).

Dicontohkan Pilgub DKI, 2017 lalu. Disana, terjadi penggiringan opini yang dibangun kelompok tertentu untuk kepentingan golongan. Jika itu terjadi di Jateng, dan tidak ada yang merespons, bisa bahaya.

“Teknis pengawalannya, kami akan memberikan respons cepat. Sudah ada simpul yang disiapkan di setiap daerah, bahkan di TPS saat pungutan suara. Setiap daerah, ada satu koordinator yang sudah berpengalaman di bidang ke-Pemilu-an dan kompeten,” paparnya.

Meski begitu, ketika ditanya mengenai jumlah pelanggaran hukum yang menimpa Sudirman-Ida selama ini, dia tidak bisa membeberkannya. Padahal, sudah banyak tuduhan yang mencoreng nama paslon tersebut. Seperti tuduhan Sudirman antek Zionis, perselingkuhan Sudirman dan Ida, dan kasus hukum lain yang bahkan sudah dilaporkan di Polda Jateng.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus, Joko Sutrisno, yang menjadi bagian dari advokat pembela Sudirman-Ida menambahkan, 1000 advokat ini tidak hanya dari Jateng saja. Tapi seluruh Indonesia. Waktu mengumpulkan komitmen 1009 advokat itu juga relatif pendek. Hanya dalam kurun waktu dua hari saja.

“Kami menghubungi teman-teman yang dulu juga aktivis kampus. Dan mereka berkomitmen. Kalau ada apa-apa, mereka siap datang ke Jateng membela Sudirman-Ida,” bebernya. (ajie mahendra)

editor : ricky fitriyanto