in

Sekali Produksi Serap 20 kilo Jambu

Sebelumnya jambu dan belimbing hanya diperoleh saat panen raya, sehingga usai panen dirinya mengalami kesulitan untuk memproduksinya jika ada pesanan.

DEMAK (jatengtoday.com) – Selain memproduksi manisan jambu dan belimbing Restu Wali yang merupakan UMKM binaan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak juga memproduksi jus jambu dan belimbing.

Untuk rasanya jangan ditanya lagi, diminum saat masih dingin kesegarannya mampu mengobati haus di kerongkongan. Ditambah vitamin yang dikandung di dalam minuman ini membuat tubuh kita segar dibuatnya.

Produksi jus jambu ini dilakukan setelah Restu Wali yang ada di Desa Karangrowo Kecamatan Wonosalam mempelajari bahwa jambu dan belimbing bukan hanya bisa dibuat manisan semata.

Berbekal pengetahuannya di bidang kuliner Restu Wali yang digawangi Istianah ini kemudian mencoba menjadikan jambu dan belimbing menjadi produk minuman kesehatan.

“Jus jambu dan belimbing produksi kami, dibuat dari sari-sari buah jambu dan belimbing yang banyak di sekitar tempat tinggal kami. Terkadang hasil yang melimpah membuat buah-buah ini banyak terbuang sia-sia, sehingga kami mencoba membuat produk makanan dan minuman dari buah-buah ini agar bisa dinikmati lebih lama,” ujar Istianah.

Diceritakan oleh Istianah bahwa sebelumnya jambu dan belimbing hanya diperoleh saat panen raya, sehingga usai panen dirinya mengalami kesulitan untuk memproduksinya jika ada pesanan. Padahal jika tidak saat panen harganya berlipat-lipat yang membuat ongkos produksi menjadi mahal.

“Untuk mensiasatinya, kami sekarang selalu menyetok jambu dan belimbing saat panen raya, semua kami sudah diproduksi tinggal mengemas saja jika ada orderan,” ujarnya.

Agar bertahan lama, baik jua maupun manisan disimpan dalam keadaan setengah matang, baik jambu dan gula disimpan di kulkas sehingga bisa bertahan hingga enam bulan dan tidak sampai kekurangan stok

“Dalam sekali produksi kami bisa menghabiskan 20 kg jambu 10 kg ketan,  1 kg itu jika dimasak belum terasa jambunya,” terang Isti.

Ditambahkan oleh Istianah, bahwa sebelum ini dirinya menyimpan hingga 2 kuintal yang digunakan untuk produksi hingga 6 bulan kedepan, namun dalam kenyataannya selama 3 hingga 4 bulan sudah habis. Untuk itulah saat panen raya dirinya menambah stok agar tidak kekurangan terutama pada saat lebaran tiba dimana banyak orang mencari produknya untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Perlu kita ketahui bahwa  Jambu air mengandung vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, zinc, potasium, asam sitrat, niacin, riboflavin, copper, dan thiamin. Buah ini juga mengandung senyawa organik tumbuhan seperti jambosine, betulinic acid, dan friedel lactone.

Ada enam manfaat mengkonsumsi jambu air bagi ibu hamil, diantaranya adalah menjaga kesehatan pencernaan kita. Dimana permasalahan ibu hamil pada umumnya adalah sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Untuk mengatasi hal ini, ibu hamil bisa mengonsumsi jambu air karena kandungan serat makanan yang ada di dalamnya dapat mencegah sembelit dan kembung, dan menjaga kesehatan pencernaan.

Jambu air juga diketahui mengendalikan Diabetes dimana beberapa ibu hamil memiliki risiko untuk mengalami diabetes gestasional yaitu jenis diabetes yang secara khusus terjadi selama kehamilan. Untuk mengendalikan diabetes ini, ibu hamil bisa mengonsumsi jambu air karena senyawa organik jambosine yang terdapat di dalamnya dapat mengendalikan diabetes ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *