in

Sebulan, Satpol PP Kota Semarang Tindak 967 Orang Tak Pakai Masker

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang Fajar Purwoto menyatakan selama satu bulan terakhir pihaknya menindak 967 orang lantaran melanggar protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Para pelanggar protokol kesehatan tersebut memiliki berbagai alasan mengapa tidak memakai masker. Ada yang beralasan lupa tidak membawa masker, ada pula yang sengaja tidak memakai masker dengan alasan tidak nyaman,” ungkap Fajar, Selasa (15/9/2020).

Dia mengaku prihatin karena hampir setiap hari ditemukan warga melanggar protokol kesehatan. “Dari 967 orang tersebut, 70 persen di antaranya merupakan usia produktif yakni 20 tahun hingga 35 tahun,” ujarnya.

Sebagai upaya untuk memberikan efek jera, lanjut Fajar, saat ini pihaknya memberikan sanksi lebih berat bagi pelanggar protokol kesehatan. “Sanksinya membersihkan sungai kotor sesuai instruksi Wali Kota Semarang,” katanya.

Namun bagi warga yang lanjut usia, di atas 55 tahun, apabila terjaring razia dan melanggar protokol kesehatan, mereka hanya dilakukan peringatan melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) agar tidak mengulangi lagi. “Setelah di-BAP, disuruh pulang,” katanya.

Fajar mengakui, hampir delapan bulan pandemi Covid-19 berlangsung sehingga membuat masyarakat jenuh. “Namun jangan pernah berpikir kapan pandemi berakhir apabila protokol kesehatan saja diabaikan,” ujarnya.

Dia mengaku akan terus melakukan penertiban dengan menggelar razia di berbagai tempat setiap hari. “Sebagaimana hari ini, kami melakukan razia gabungan bersama Polda Jateng dan Polrestabes Semarang di kawasan Simpang Lima,” katanya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto