in

Remaja Pembobol Kedai Es Teh di Semarang Digelandang ke Kejaksaan

Ketiga tersangka bersekongkol membobol kedai es teh untuk mencuri.

Remaja pembobol kedai es teh di Semarang diserahkan ke kejaksaan. (baihaqi/jatengtoday.com)
Remaja pembobol kedai es teh di Semarang diserahkan ke kejaksaan. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Komplotan remaja yang membobol beberapa kedai es teh di Kota Semarang digelandang ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang.

Penyidik kepolisian melimpahkan perkara pencurian dengan pemberatan tersebut kepada penuntut umum Kejari Kota Semarang.

“Barang bukti dan tersangka pencurian ini sudah dilimpahkan ke kami,” jelas Kepala Kejari Kota Semarang melalui Kasi Intelijen Cakra Nur Budi Hartanto, Kamis (1/2/2024).

Dalam kasus ini ada tiga remaja yang menjadi tersangka. Masing-masing berinisial NDP berusia 15 tahun, AVV berusia 14 tahun, dan TM berusia 17 tahun. Semuanya warga Kota Semarang.

Ketiga tersangka bersekongkol membobol kedai es teh untuk mencuri. “Tersangka menggunakan alat saat mencuri sehingga masuk kategori pencurian dengan pemberatan,” imbuh Cakra.

Berdasarkan keterangan dalam berkas perkara, ketiga tersangka mencuri di dua lokasi yakni kios teh di Sambiroto, Tembalang dan kios teh di Tlogosari, Pedurungan.

Kasus ini cukup menyita perhatian lantaran para tersagka mengaku telah membobol 26 kedai es teh di Kota Semarang. Namun, hanya dua korban yang melapor polisi.

Saat melimpahkan perkara, penyidik menyertakan barang bukti berupa gembok yang rusak, telepon genggam, dan satu unit sepeda motor.

“Para tersangka kini ditahan di Lapas Kedungpane Semarang blok khusus anak-anak,” jelas Cakra.

Setelah ini, kejaksaan akan memeriksa lebih lanjut berkas perkaranya. Jika sudah lengkap akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar