in

Ada Dua Orang yang Dicurigai Positif Omicron di Jateng saat Nataru

Ilustrasi - Covid-19 varian Omicron dipastikan sudah masuk di Indonesia. (pixabay)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Dari data sejumlah posko Nataru, terhitung ada sekitar 2,2 juta kendaraan yang masuk ke Jateng selama libur Natal hingga tahun baru 2022. Selain itu, ada 558.593 orang yang datang ke Jateng dengan moda transportasi umum.

Data mobilisasi warga yang masuk ke Jateng saat Nataru tersebut diungkapkan Sekda Jateng, Sumarno dalam rapat koordinasi penangaan Covid-19 di kantor Gubernur Jateng, Senin (3/1/2022).

Meski yang masuk ke Jateng sangat banyak, tapi lebih banyak warga yang keluar dari provinsi ini. “Data mencatat, sebayak 5,06 persen kendaraan masuk Jateng saat Nataru dan yang keluar Jateng mencapai 13,69 persen. Sementara yang datang menggunakan transportasi umum ke Jateng sebanyak 49 persen, dan yang keluar Jateng sebanyak 51 persen,” terangnya.

Baca Juga: 138 Kasus Omicron Ditemukan di Indonesia

Terkait pengawasan di destinasi wisata, Sumarno menerangkan hampir semua destinasi wisata mematuhi batasan kunjungan wisatawan.

“Selain itu, semua destinasi wisata tidak menggelar event yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” tuturnya.

Dua Sampel Dicurigai Positif Omicron

Terkait kekhawatiran penyebaran Covid-19 varian Omicron, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menuturkan, sempat ada dua sampel yang dicurigai positif.

“Tapi setelah dicek ulang ternyata tidak. Kita tetap waspada, karena Jatim kemarin kan sudah ada (Omicron), maka kita harus waspada. Saya yakin pasti masuk ke Jateng, maka semua harus siap,” tegasnya.

Baca Juga: Malaysia Deteksi 306 Pelancong Tertular Omicron

Ganjar memastikan, sampai saat ini varian baru Covid-19 itu belum terdektsi di Jateng. Meski begitu, dia meminta rumah sakit kembali siaga. Mulai dari persiapansumber daya manusia, ketersediaan tempat tidur, obat-obatan sampai oksigen.

“Tapi kalau melihat tren tiga minggu ini, Covid-19 di Jateng tidak lagi melandai, tapi sudah melantai. Tiga hari ini saja, Jateng nol kasus baru Covid-19,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *