in

Malaysia Deteksi 306 Pelancong Tertular Omicron

Sebanyak 306 sampel telah menunjukkan kemungkinan varian Omicron dan saat ini sedang menunggu hasil uji pengurutan genom secara penuh.

Seorang pria dengan memakai masker berjalan di depan konter check-in di bandara internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Oktober 2020. antara/reuters/lim huey teng

KUALA LUMPUR (jatengtoday.com) – Sebanyak 306 dari 366 pelancong yang melakukan tes PCR genotyping assay diduga tertular Covid-19 varian Omicron.

“Institute of Medical Research (IMR) telah melakukan PCR Genotyping Assay pada 366 sampel kasus positif Covid-19 di kalangan pelancong dari 21 hingga 25 Desember 2021,” kata Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamalludin, Selasa (28/12/2021).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 306 sampel telah menunjukkan kemungkinan varian Omicron dan saat ini sedang menunggu hasil uji pengurutan genom secara penuh.

Depkes juga mengatakan bahwa pemerintah akan mencabut pembatasan perjalanan sementara di delapan negara, yaitu Afrika Selatan, Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namibia, Zimbabwe dan Malawi.

“Ke delapan negara tersebut akan dimasukkan dalam daftar negara berisiko tinggi, sehingga jumlah negara berisiko tinggi menjadi 18,” kata Khairy.

Sebelumnya, 10 negara dengan risiko tinggi Omicron adalah Inggris, Amerika Serikat, Australia, Arab Saudi, Norwegia, Prancis, Denmark, India, Kanada dan Nigeria.

Khairy juga mengatakan selama periode 1-28 Desember 2021, data MySejahtera menunjukkan sebanyak 1,4 persen kasus positif Covid-19 yang diberikan Perintah Pengawasan dan Pengamatan (HSO) telah melanggar perintah karantina.

“Depkes sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan terhadap individu-individu tersebut,” katanya. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.