in

Polisi Tangkap Terduga Teroris saat Razia Lalu-lintas

SEMARANG (jatengtoday.com) – Seorang pria berinisial TW (33), terpaksa digelandang kenMapolda Jateng setelah ditangkap dalam razia lalu-lintas di wilayah Temanggung. Polisi menduga warga Sepanjang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah itu terlibat jaringan terorisme.

Polisi mengeklaim telah menyita sebanyak 24 barang bukti yang mengarah tindak pidana terorisme. Penangkapan tersebut dilakukan Densus 88 bekerjasama dengan Polres Temanggung. Namun terduga teroris
yang diduga anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) tersebut dititipkan di tahanan Mapolda Jateng.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan hal itu. Terduga TW tersebut sebelumnya telah menjalani pemeriksaan di Polres Temanggung. Namun selanjutnya, TW dititipkan di Mapolda Jateng beserta sejumlah barang bukti.

“Statusnya di sini titipan. Dititipkan hari ini di Polda. Penanganan lebih lanjut oleh Densus,” kata Agus, Kamis (21/2/2019).

Penangkapan terhadap TW dilakukan pada 14 Februari 2019. Polisi gabungan menggelar razia lalu lintas di Jalan Geneng-Koangan. Pria tersebut mengemudikan mobil Proton Exora warna hitam bernomor polisi B 1577 VOC. TW sempat melarikan diri ke arah sawah.

“Penangkapan itu merupakan hasil koordinasi Densus 88 Anti-Teror dengan Polres Temanggung. Sekitar pukul 10.45, Polres Temanggung yang melaksanakan razia menghentikan mobil yang dikemudikan oleh seorang laki-laki,” katanya.

Saat TW kabur, mobil yang dikemudikan ditinggalkan di lokasi razia. Hal itu membuat polisi curiga hingga akhirnya mendatangkan tukang kunci untuk membuka pintu mobil.

Dalam pemeriksaan dan penggeledahan di mobil, polisi menemukan sejumlah barang bukti. “Salah satunya ditemukan buku-buku jihad,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, polisi menyita sebanyak 24 barang bukti. Namun kebanyakan berupa buku-buku. Selain buku juga ada 2 plat kendaraan bernomor B 1577 VFK dan B 1409 KRJ, kemudian tiket pesawat Royal Brunei Airlines Manila-Bandar Seri Begawan dan Bandar Seri Begawan-Jakarta.

Setelah ditangkap, TW langsung dibawa ke Mapolres Temanggung untuk diperiksa.
“Pria itu mengakui keterlibatannya bersama para terduga terorisme yang telah ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti-teror,” kata Agus.

Hingga saat ini, TW masih berada di tahanan Mapolda Jateng. Mapolda Jateng sendiri belum mengetahui TW dititipkan sampai kapan. Sebab, penanganan terduga teroris tersebut dilakukan oleh Densus 88 Anti-Teror. (*)

editor : ricky fitriyanto