in

Polda Jateng Gerebek 812 Lokasi Perzinahan dan Tangkap 1.904 Pelaku

Pengungkapan kasus perzinahan ini merupakan bagian dari operasi Pekat Candi 2024.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi (memegang mik) saat mengungkap kasus hasil operasi Pekat Candi 2024. (istimewa)
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi (memegang mik) saat mengungkap kasus hasil operasi Pekat Candi 2024. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah berhasil menggerebek ratusan titik yang menjadi tempat perzinahan.

“Kasus perzinahan dilakukan kegiatan ungkap kasus di 812 lokasi dan menangkap 1.904 pelaku,” tegas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi di kantornya, Rabu (27/3/2024).

Dia menegaskan, pengungkapan kasus perzinahan ini merupakan bagian dari operasi Pekat Candi 2024 yang dilaksanakan pada 6–25 Maret 2024.

Dalam operasi yang bertujuan mereduksi tindak kriminalitas pada saat Ramadan dan jelang Idulfitri 1445 H ini Polda Jateng tak hanya mengungkap kasus perzinahan, melainkan ada berbagai kasus lain.

Kapolda menuturkan, pemberantasan penyakit masyarakat, tidak bisa dilakukan oleh jajaran kepolisian saja, tetapi butuh peran serta stakeholder terkait dengan mengutamakan langkah-langkah preventif dan preemtif.

“Penegakan hukum merupakan langkah terakhir. Namun perlu disampaikan bahwa Polda Jateng dan jajaran akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan. Tidak ada ruang untuk melakukan kejahatan di Jawa Tengah,” katanya.

Kapolda juga mengimbau agar masyarakat menghidupkan bulan Ramadan dengan kegiatan positif dan tidak melakukan aksi-aksi kontraproduktif atau melanggar hukum.

“Pada bulan Ramadan ini, masyarakat dimohon partisipasinya untuk senantiasa menciptakan situasi kamtibmas kondusif,” tutup Kapolda. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar