in

PBB Sumbang Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah

Ada 10 wajib pajak daerah yang mendapat penghargaan dengan kategori tingkat kepatuhan dan telah memberikan kontribusi terbesar pada pajak daerah. 

Bupati saat memberikan penghargaan kepada para camat terkait penyumbang pajak tercepat dan terbesar tiap kecamatan. (istimewa)

DEMAK (jatengtoday.com) – Sektor pajak merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan negara, tak terkecuali untuk pendapatan asli daerah (PAD). Oleh karena itu, pajak memiliki peranan yang sangat penting demi terselenggaranya pembangunan daerah guna terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Demikian dijelaskan bupati Demak Eistianah dalam acara Gebyar Hadiah Pajak Daerah Kabupaten Demak Tahun Pajak 2022 di Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (30/11).

“Mengingat peran pentingnya pendapatan daerah dari sektor pajak ini, maka dibutuhkan inovasi dan terobosan-terobosan baru agar masyarakat semakin sadar dan sukarela untuk membayar pajak. Insyaallah penerimaan pajak akan semakin meningkat,” ujarnya.

“Maka saya sangat menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini. Gebyar hadiah pajak merupakan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Demak kepada masyarakat wajib pajak dengan harapan dapat meningkatkan motivasi masyarakat untuk membayar pajak daerah sesuai tepat waktu, “jelasnya.

Dalam kesempatan itu bupati juga berterima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi bagi camat, kepala desa, dan lurah beserta seluruh jajarannya yang telah bekerja keras dalam memaksimalkan potensi pajak.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa pemerintah desa/ kelurahan merupakan ujung tombak dalam menggerakkan masyarakat agar taat pajak,” ucap bupati.

“Terima kasih kepada Camat Karanganyar dan Gajah sebagai Kecamatan Lunas PBB-P2 tahun pajak 2022. Tak lupa, saya juga ucapkan apresiasi yang tinggi kepada tiga kecamatan yaitu Demak, Sayung dan Dempet yang telah memberikan kontribusi terbesar dalam pembayaran PBB-P2 dengan realisasi lebih dari 80%,” ucapnya kemudian.

Bupati juga berterima kasih kepada lima desa tercepat dalam pelunasan PBB-P2, yaitu Desa Bedono-Sayung, Desa Kuwu-Dempet, Desa Margohayu-Karangawen, Desa Gebangarum-Bonang dan Desa Sarimulyo-Kebonagung. Dirinya berharap, prestasi ini untuk tetap dipertahankan di tahun-tahun berikutnya.

Selanjutnya bagi desa yang masih belum lunas PBBnya, dia meminta untuk dapat mencontoh strategi desa yang lunas pajak. Bahwa semua penerimaan PBB-P2 dialokasikan untuk pembangunan di Kabupaten Demak.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daérah Kabupatèn Demak Drs. Agus Musyafak, M.Si juga mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada 10 wajib pajak daerah yang mendapat penghargaan dengan kategori tingkat kepatuhan dan telah memberikan kontribusi terbesar pada pajak daerah.

“Menjadi harapan kita bersama, agar seluruh wajib pajak dapat melunasi PBB-P2 dengan tepat waktu, sehingga program pembangunan akan berjalan lancar,” ujarnya.

Adapun untuk target PBB tahun 2022 sebesar Rp 71,5 miliar dengan realisasi sebesar Rp 68.772.267.886. Kemudian target PBB tahun 2021 sebesar Rp 71 miliar dan terealisasi Rp 71.150.581.311.

“Semoga ini bisa semakin memotivasi dalam membayar pajak. Orang Bijak Taat Pajak. Mari kita menjadi wajib pajak yang taat pajak, untuk mewujudkan masyarakat Demak yang bermartabat, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *