in

Kinerja Buruk, PSSI Jateng Istirahatkan 12 Perangkat Pertandingan hingga Akhir Kompetisi

PSSI Jateng terus berkomitmen untuk membenahi wasit, serta menjaga marwah kompetisi di Jawa Tengah.

Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Jateng, Alil Rinenggo (foto: jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI mengambil tindakan tegas terkait banyaknya kontroversi pada beberapa pertandingan yang terjadi di Kompetisi Liga 3 Jateng 2023. Sebanyak 12 perangkat pertandingan yang terdiri dari enam wasit dan enam asisten wasit diistirahatkan sampai akhir musim.

Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Jateng, Alil Rinenggo mengatakan bahwa PSSI Jateng menjatuhkan sanksi kepada para wasit dan asistennya pada tiga pertandingan yakni Persip vs Sragen United, Persibangga vs PSIW serta PSIP vs Persip. Mereka diparkir hingga akhir kompetisi karena kenerjanya dinilai sangat buruk.

Hal ini dilakukan Asprov PSSI Jateng sebagai komitemen membenahi sepakbola Jawa Tengah agar lebih baik. Apalagi, akhir-akhir ini kinerja perangkat wasit mendapatkan sorotan karena dinilai tidak benar dan kurang adil dalam memimpin pertandingan.

“PSSI Jateng terus berkomitmen untuk membenahi wasit, serta menjaga marwah kompetisi di Jawa Tengah,” kata Alil Rinenggo, Rabu (6/12/2023).

Menurutnya Asprov memang selalu melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit. Setelah melakukan evaluasi itulah ada yang kemudian dihukum dan diharapkan melakukan instropeksi diri.

Mereka yang diistirahatkan tentu diharapkan mampu menjunjung tinggi profesionalisme mereka ke depannya. Saat memimpin pertandingan, para perangkat wasit diharapkan mampu mengambil keputusan secara adil.

“Kami juga terus melakukan evaluasi dan pengawasan selama mereka memimpin,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Asprov PSSI Jateng, Yoyok Sukawi. Menurutnya, Liga 3 Jateng harus berjalan adil, fairplay, dan sportif.

“Saya apresiasi atas apa yang diputuskan oleh Komite Wasit PSSI Jateng. Ini artinya semua pihak tegas terhadap kecurangan, kecerobohan, dan hal-hal yang mencederai fairplay. Liga 3 di Jateng harus berjalan dengan baik dan yang penting fairplay selalu kita kedepankan,” ujarnya.

“Semoga evaluasi ini bisa membuat perangkat pertandingan yang bertugas ke depan lebih berhati-hati dan melaksanakan tugas di lapangan sesuai Law of The Game yang ada,” tandas Yoyok Sukawi. (*)

Tri Wuryono