in

Kejar Herd Immunity, Binda Jateng Kebut Vaksinasi Booster

Pada vaksinasi dosis ketiga hari ini, Binda Jateng membidik 5 ribu warga.

Kepala Binda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto (baju merah) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SD Pangudi Luhur Santo Yusup Semarang, Rabu (2/2/2022). (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jateng menggelar vaksinasi dosis ketiga atau booster di 9 daerah di provinsi ini. Yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Sukoharjo, Wonosobo, Kebumen, Banjarnegara, Cilacap, dan Pemalang.

Kepala Binda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto menarget, setidaknya ada sekitar 5 ribu warga yang mengikuti vaksinasi dosis ketiga ini.

“Kami terus membantu percepatan vaksinasi dosis ketiga agar segera terbentuk herd immunity. Semoga tidak ada gelombang Covid-19 lagi,” ucapnya saat meninjau vaksinasi di SD Pangudi Luhur Santo Yusup Semarang, Rabu (2/2/2022).

Mengingat adanya kecenderungan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat yang cenderung menurun, lanjutnya, pemerintah tetap terus mengingatkan kembali pentingnya protokol kesehatan.

Binda Jateng juga ikut ambil porsi percepatan vaksinasi anak usoa 6-11 tahun. Disiapkan 19 ribu dosis vaksin Sinovac untuk 13 daerah di Jateng.

13 daerah tersebut meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonosobo, Magelang, Kebumen, Banjarnegara, Cilacap, Banyumas, dan Pemalang.

“Kami terjun ke masyarakat door to door untuk melayani vaksinasi masyarakat,” terangnya.

Dari pantauannya, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping dari pemberian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa.

“Hal ini membuktikan bahwa pemberian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun aman dan sifatnya cenderung ringan serta mudah diatasi,” terangnya.

Selain itu, Binda Jateng juga mendirikan 14 sentra vaksinasi di kabupaten/kota. Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun meliputi Kota Semarang, Kab Semarang, Kendal, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Magelang, Banyumas, dan Pemalang. Lalu DTD di Kabupaten Banjarnegara, dan Pelajar/Santri di Kabupaten Kebumen. (*)

Ajie MH.