in

Membuat Hidup Lebih Efektif dan Efisien yang Harus Kamu Kuasai

Perlu keseimbangan. Menjadi proaktif, tentukan tujuan akhir, dan utamakan prioritas.

ilustrasi vector 2 perempuan duduk berbicara
(Credit: Ponomariova Maria)

Menjadi pribadi yang efektif dan efisien memang sangatlah susah karena diperlukan keseimbangan untuk meraihnya.

Di tengah kehidupan yang keras dan serba cepat ini, kita diperlukan untuk bisa bersikap kritis, bijaksana dan adaptif dalam mengambil setiap keputusan. Kadang kita menyesalkan beberapa keputusan buruk yang kita ambil, namun keputusan yang kita ambil bisa membawa kita kepada perubahan baik dan berpengaruh signifikan bagi kehidupan kita.

Kehidupan seimbang menjadi impian bagi kita semua. Kita ingin hidup sehat, sukses di pekerjaan, punya rumah, mobil, dan ingin mencapai mimpi. Kita ingin punya hubungan romantis dengan kekasih, hubungan harmonis dengan orang tua, merasakan suasana nyaman yang dapat menerima kita apa adanya. Dalam pertemanan dan dengan rekan bisnis, kita juga ingin hubungan baik.

Tangan kita terbatas, sehari hanya 24 jam, tidak jarang keputusan yang kita buat justru mengarahkan diri ke stress. Tidak jarang, orang ingin lari dari kenyataan dan melupakan semua masalah. Seperti ada timer yang siap meledak di kepala kita.

Jawaban satu-satunya, terletak pada diri sendiri. Kita tahu yang terbaik bagi diri sendiri. Seringkali karena pengaruh luar dan keputusan yang diambil orang lain terhadap kehidupan kita, kita menjadi lupa akan diri kita sendiri. Dalam hal ini kita perlu menjadi pribadi yang bijaksana menelaah segala pengaruh luar yang masuk ke diri kita karena kitalah pemimpin dari hidup kita sendiri.

Untuk bisa menjadi pemimpin untuk diri sendiri, kita harus melihat jauh ke dalam diri kita sendiri dan bertanya dengan lebih dalam tentang diri kita.

  • Apa yang sebenarnya kita butuhkan?
  • Apa sebenarnya tujuan akhir kita?
  • Apa sebenarnya yang terpenting untuk diri kita?

Jika kita sudah berhasil menemukan jawabannya, kita mulai melihat jalan menuju kemenangan pribadi untuk memiliki kehidupan yang efektif dan efisien.

Ada 3 hal penting yang bisa kita mulai dari diri sendiri:

Menjadi Proaktif

Kita seringkali cenderung memilih cara yang cepat dan menjadi putus asa tiap kali mendapatkan hasil yang tidak sesuai.

Hal itu mengakibatkan kita menjadi pribadi yang reaktif dan mengutamakan sisi emosional daripada sikap kritis terhadap suasana atau peristiwa yang terjadi. Hasilnya, lebih buruk daripada yang kita bayangkan.

Menjadi proaktif berarti kita harus bisa berpikir dengan menggunakan paradigma dan prinsip.

Menjadi proaktif berpikir secara bijaksana sebelum memutuskan untuk berbicara dan mengambil keputusan.

Kita harus bisa melihat perbedaan, pro-kontra, di dalam diri kita.

Bukan mengatakan “Setuju..” atau “Tidak setuju..” terhadap pendapat itu tetapi berani mengatakan iya atau tidak dengan melihat ke dalam diri kita.

Kuncinya adalah sikap bijak, walaupun kita mengatakan “Tidak..” ketika mayoritas orang mengatakan “Iya”.

Menjadi proaktif berarti mengutamakan empati, bukan simpati. Dengan cara ini kita bisa lebih memahami berbagai situasi bahkan situasi yang paling mencekam dan tidak menyenangkan. Jika kita berhasil memegang kendali terhadap diri kita sendiri maka hubungan yang kita miliki akan jauh lebih efektif dan waktu yang kita miliki akan lebih efisien.

Mulai dari Tujuan Akhir

Mulai saja dulu bahkan di saat kamu tidak mengetahui akhirnya.

Kita bisa temukan tujuan akhir sebelum memulai sesuatu. Ini justru lebih efektif dan efisien bagi apa yang akan kita lakukan. Hal itu sama halnya dengan kita yang memiliki sebuah peta. Kita jadi tahu, mau ke mana. Kita tetapkan tujuan. Ketika nanti kehilangan arah dan diterpa arus, kita masih tahu harus ke mana. Contohnya saja, jika kita ingin ke Amerika Serikat untuk bekerja. Itu adalah tujuan akhir. Maka secara otomatis otak kita akan bekerja seperti ini, “Apa yang saya perlukan untuk bisa mencapai itu?” Kita mulai mempersiapkan hal-hal yang diperlukan seperti visa, paspor, dan lainnya. Perjalanan kita menjadi efektif.

Dahulukan Yang Utama

Jadwalkan prioritas kamu.

Hal ini akan menjadi seratus kali lebih efektif dan efisien dibandingkan prioritaskan jadwalmu. Untuk melakukan hal itu diperlukan ketekunan dan konsistensi dari dalam diri tentang tujuan akhir yang ingin dicapai barulah kita bisa menyusun apa yang kita prioritaskan.

Prioritas bukan selalu hal yang mendesak. Prioritas berpijak pada hal yang penting.

Apa sesuatu yang penting dan perlu dilatih setiap hari untuk bisa mengasah kemampuan kamu dalam mencapai tujuan akhir itu. Untuk bisa mendahulukan hal yang penting kamu harus bisa mengatakan iya dan tidak pada sesuatu urgent yang tidak berhubungan dengan tujuan akhir kamu dengan tetap berpedoman pada prinsip.

Sudah siap untuk hidup yang efektif dan efisien?

Sri Astari
Content creator, penulis, seseorang yang sedang menata tangga mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.