in

Dindikbud Demak Dorong Guru untuk Berinovasi dan Berprestasi

Bagi guru yang berprestasi menjuarai Inobel memperoleh uang pembinaan, piagam penghargaan, dan piala.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak, Endra Faturahman. (istimewa)

DEMAK (jatengtoday.com) – Dinas Pendidiakn dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak melaluli Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mendorong guru untuk terus berinovasi dan berprestasi.

Kepala Bidang Pembinaan GTK Dindikbud Demak, Endra Faturahman mengatakan, untuk mendongrak semangat para guru pihaknya sendiri mengadakan lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) sebagai program unggulan setiap tahunnya.

“Tujuannya untuk melihat atau menilai guru-guru yang mempunyai inovasi-inovasi dalam bentuk pembelajaran, contohnya penelitian tindakan kelas yang dinilai naskahnya, setelah naskah lolos dinilai pemaparan,” kata Endra saat ditemui Jateng Today, Kamis (8/12/2022).

Jelasnya, untuk tahun 2022 ini lomba Inobel tingkat Kabupaten Demak sudah terlaksana beberapa waktu lalu untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Kemudian dipilih untuk 6 besar untuk juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1, 2, dan 3.

Endara menambahkan, bagi guru yang berprestasi menjuarai Inobel memperoleh uang pembinaan, piagam penghargaan, dan piala.

“Mereka kami siapkan juga untuk lomba jenjang berikutnya, baik tingkat provinsi maupun pusat. Jadi ada yang namanya pembinaan setelah selesai lomba,” imbuhnya.

Kepala Bidang GTK, Endra juga mendorong para tenaga pendidik untuk berprestasi secara mandiri, pasalnya pihaknya juga akan memberikan reward sebagai penghargaan.

“Kemarin misalnya, hari guru itu ada apresiasi PTK, itu mandiri, ternyata mereka mendaftar lewat sistem, terus ada selesksi dan lain-lain. Kalu dulu sebelum 2019 itu kan berjenjang, kami seleksi dari tingkat korwil, misalnya guru-guru terbaik tingkat korwil,” katanya mencontohkan.

Reward-reward yang didapatkan untuk guru berprestasi nantinya tidak hanya sebatas material, namun juga promosi dan lain-lain yang mendukung jenjang karir profesi.

“Tidak hanya material, tapi berupa promosi, ataupun pendidikan yang lebih tinggi misalnya kita ikutkan Diklat untuk lebih berkompetensi dan lain-lain,” tandasnya. (*)

Ajie MH.