in

Dibuka lewat Daring, Ini Jadwal PPDB SMA/SMK di Jateng

SEMARANG (jatengtoday.com) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri di Jateng akan dibuka lewat daring. Rencananya dimulai pada 17 Juni 2020 mulai pukul 08.00 hingga 25 Juni 2020 pukul 16.00. Sementara evaluasi dan seleksi akan dilakukan pada 26-29 Juni 2020, pengumuman hasil seleksi pada 30 Juni 2020 selambatnya pukul 23.55, dan daftar ulang pada 1-8 Juni 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Jateng Jumeri menuturkan, seluruh tahapan pendaftaran tahun ini sengaja dilakukan secara daring. Hal ini untuk menghindari terjadinya kerumunan saat pandemi corona.

Sistem penerimaan pun berbeda dari sebelumnya yang mempertimbangkan waktu pendaftaran. Masih mempertimbangkan pendaftar tercepat untuk penentu terakhir yang diterima pada siswa dengan kriteria sama. Tahun ini kecepatan mendaftar tak lagi masuk hitungan.

“Jadi, tidak ada lagi cepat-cepatan seperti tahun lalu yang membuat terjadi penumpukan pendaftar di sekolah. Semua bisa diselesaikan di rumah jika perangkat sudah lengkap. Yang tidak punya fasilitas, seperti warga di pinggiran, sekolah bisa membantu memfasilitasi,” jelasnya, Rabu (3/6/2020).

Perbedaan lain dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini calon siswa yang tidak diterima di sekolah pilihan, tidak langsung disalurkan ke sekolah lain yang kuotanya masih kurang. Ada penawaran yang bisa dipilih calon siswa, apakah bersedia disalurkan atau tidak.

“Kalau tidak mau ya tidak apa-apa, berarti dalam formulirnya langsung ditulis tidak bersedia disalurkan. Sehingga, sistem tidak akan menyalurkan ke sekolah lain. Hal itu juga agar tidak memicu kuota kosong karena siswa mengundurkan diri,” bebernya.

Terkait cara pendaftaran, tidak semua dokumen persyaratan dilampirkan pada saat mendaftar. Yang diunggah hanya surat pernyataan kebenaran dokumen calon siswa yang diketahui orang tua, surat keterangan nilai rapor semester I-V dari sekolah, dan salah satu piagam prestasi dengan bobot nilai tertinggi.

Khusus bagi calon siswa putra pejuang Covid-19 yang bekerja di luar Jateng, dan masih tercatat sebagai warga Jateng, juga menyertakan surat keterangan yang diterbitkan Dinas Kesehatan. (*)

editor: ricky fitriyanto

Ajie MH.