in

CJIBF Teken Investasi Rp 980 Miliar

SEMARANG (jatengtoday.com) – Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2020 digadang-gadang mampu mendongkrak nilai investasi di Jateng. Saat pembukaan di Gumaya Tower Hotel Semarang, Rabu (11/11/2020), dilakukan pula penandatanganan empat Letter of Intent kepeminatan investasi, dengan perkiraan nilai sebesar Rp 980 miliar.

Dari empat Letter of Intent kepeminatan investasi tersebut, tiga diantaranya menanamkan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus di Kendal dan satu di Kabupaten Tegal.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menjelaskan, hingga triwulan ke III 2020, realisasi investasi di Jateng telah melebihi target BKPM.

“Yakni sebesar Rp 37,53 triliun atau 139 persen dari target Rp 26,99 triliun,” terangnya.

Ganjar menambahkan, sektor pariwisata dan Usaha Kecil Menengah (UKM) juga perlu diperhitungkan. Pemprov Jateng telah melakukan pendampingan dan melakukan koordinasi, agar bisa memenuhi spesifikasi industri besar.

“Investasi kita genjot agar economic recovery bisa berjalan. Kita tidak bisa menunggu insentif yang kita berikan terus diam. Dengan model OSS (Online Single Submissions) harapan kita tak akan berbelit. Kalau orang bisa masuk ke sana tim kita yang akan bereskan ke sana,” tegasnya.

Selain itu, ditawarkan 76 peluang investasi yang tersebar di kabupaten atau kota di Jateng. Dari jumlah itu, sepuluh di antaranya adalah Investment Project Ready to Offer, seperti pembangunan listrik minihidro di Banyumas, pembangunan sentra industri perikanan di Pati dan pembangunan Jurug Theme Zoo di Surakarta. (akr)

editor: ricky fitriyanto