in

Budiman: Persib Wajib Kalahkan PSIS demi Bobotoh

David da Silva dan kawan-kawan belum pernah menang dalam tiga pertandingan pertama dan hanya mampu memetik satu poin.

Asisten pelatih Persib Bandung, Budiman Yunus. (foto: Instagram Persib)

BANDUNG (jatengtoday.com) – Persib Bandung ingin menjadikan laga melawan PSIS Semarang sebagai momentum bangkit dari keterpurukan. Pasukan Maung Bandung wajib mengalahkan Mahesa Jenar demi memberikan kebahagiaan kepada Bobotoh.

Persib menjalani periode sulit di awal musim kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. David da Silva dan kawan-kawan belum pernah menang dalam tiga pertandingan pertama dan hanya mampu memetik satu poin.

Satu-satunya poin Persib dihasilkan dari laga kontra Bhayangkara FC di pekan pertama yang berkesudahan imbang 2-2. Selanjutnya, Maung Bandung dipermalukan Madura United 1-3 dan tumbang 1-4 dari Borneo FC.

Baca Juga: PSIS Tetap Waspadai Persib yang Sedang Sakit

Alhasil, mereka kini terdampar di posisi dua terbawah. Pelatih kepala Robert Rene Alberts pun mundur sebagai imbas laju buruk tim tersukses di Jawa Barat tersebut.

Asisten pelatih Budiman Yunus yang dipercaya memegang kendali tim mengatakan, pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (13/8) besok menjadi kesempatan terbaik untuk bangkit.

“Saya sudah tekankan ke pemain jangan sia-siakan kesempatan ini karena kami main di kandang. Berikan yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga dan para Bobotoh (sebutan fans Persib),” kata Budiman dalam sesi prematch press conference, Jumat (12/8/2022).

Mantan bek kiri Timnas Indonesia itu berharap pemainnya bisa move on dari hasil-hasil negatif. Sekalipun belum didampingi pelatih kepala, hal itu diyakini tidak berpengaruh terhadap tim.

“Lupakan hasil-hasil sebelum ini. Besok saatnya kita jadikan Bandung lautan biru. Berikan kegembiraan kepada para Bobotoh,” ucapnya.

Budiman juga tidak mau terpengaruh dengan absennya Carlos Fortes di kubu lawan. Persib juga kemungkinan tidak bisa menampilkan penjaga gawang Teja Pakualam.

“Kami hanya fokus ke pertandingan. Pemain kami harus siap menghadapi siapa saja yang dihadapi,” kata Budiman Yunus. (*)

Tri Wuryono