in

PPLP Jateng Optimistis di Hari Terakhir

SEMARANG (jatengtoday.com) – SMANOR Jatim dan SKO Ragunan tampil dominan di hari kedua Kejurnas Gulat Antar PPLP/PPLPD/SKO 2019, Sabtu (30/11/2019). Sementara tim PPLP Jateng hanya mampu meraih satu medali perunggu dari enam kelas yang dipertandingkan.

Laga hari kedua kejuaraan yang berlangsung di GOR Patriot Semarang berlangsung seru. Bahkan, pertandingan berlangsung mulai pagi hingga selesai nyaris tengah malam.

SMANOR Jatim sukses meraih dua medali emas. Yakni oleh Fajar Dwi di kelas 74 kg gaya bebas putra SMA, setelah di final mengandaskan M Gilang dari PPLP Bengkulu. Satu emas lagi SMA khusus olahraga di Surabaya ini diperoleh Pedro Laksana di kelas 69 kg gaya bebas putra SMA. Di final, Pedro mengalahkan Rizky Ramadhani dari PPLP Kalsel. Selain dua medali emas, SMANOR Jatim juga mengoleksi dua perunggu di hari kedua.

SKO Ragunan juga tampil bagus di hari kedua. Satu medali emas, satu perak dan satu perunggu berhasil diraih. Tiga medali emas lain di hari kedua diraih Ando Anggara (PPLP Sumbar) di kelas 46 kg, M Aldi (PPLP Jabar) dan Zahwan Hanif (PPLP Jatim) di kelas 63 kg. Semuanya pada gaya bebas putra SMA.

Sementara PPLP Jateng yang menurunkan empat pegulat di hari kedua, hanya mendapat satu medali perunggu atas nama Akhwan Fattah di kelas 46 kg.

Atas hasil tersebut, SKO Ragunan sementara menempati urutan teratas peringkat perolehan medali dengan 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Disusul SMANOR Jatim dengan 2 emas dan 1 perunggu. PPLP Kaltim sementara menempati urutan ketiga dengan 1 emas dan 2 perak. PPLP Jateng di peringkat empat dengan 1 emas dan 2 perunggu.

Di hari ketiga atau hari terakhir kejuaraan, Minggu (1/12) ini, sebanyak lima medali emas kembali diperebutkan dan lima kelas. PPLP Jateng menampilkan 4 pegulatnya.

Kasi Kepelatihan Balai PPLOP Jateng, Totok Wuryanto masih yakin Jateng mampu bersaing di hari pamungkas tersebut. “Ada setidaknya dua kelas andalan PPLP Jateng. Semoga berhasil merebut emas,” ujarnya.

Sementara Ketua PGSI Jateng, Andreas BW mengatakan, selain PPLP Jateng, pihaknya juga memacu pembinaan gulat di daerah. Ada empat PPLP Daerah yang bersaing di event ini. Yakni dari Demak, Kendal, Pemalang dan Grobogan.

“Kempatan menimba ilmu dan pengalaman. Dari kejuaraan nasional ini diharapkan mampu memunculkan pegulat masa depan Jateng,” jelasnya.

Kejuaraan ini diikuti oleh 300 an pegulat dari 28 tim yang terdiri dari PPLP, PPLPD dan SKO seluruh Indonesia. Sebanyak 15 medali emas diperebutkan. (*)

 

editor : ricky fitriyanto