in

Polda Jateng Selidiki Kematian Ratusan Hiu di Karimunjawa

SEMARANG (jatengtoday.com) – Polda Jateng menyelidiki kasus matinya ratusan ikan hiu di penangkaran Pulau Menjangan, Karimunjawa, Jepara. Penyelidikan ini untuk mencari tahu penyebab kematian jenis hiu yang dilindungi tersebut.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari Cun Ming, pemilik penangkaran hiu yang diberi nama Hiu Kencana tersebut. “Untuk pengaduan sudah diterima. Saat ini masih dalam penyelidikan dan hari ini dilaksanakan gelar oleh Ditreskrimsus,” jelasnya, Rabu (20/3/2019).

Gelar tersebut, lanjutnya, untuk mengetahui sebab musabab matinya ratusan ikan di penangkaran. Saat ditanya perihal penyebabnya, sampai saat ini belum diketahui. “Saat ini baru diselidiki,” katanya.

Ikan yang mati di penangkaran milik Cun Ming, tak hanya 110 hiu, tapi juga ada ikan kambing lebar berjumlah 20 ekor, dan ikan tiger 10 ekor. Ikan-ikan itu ukurannya cukup besar karena memiliki bobot berkisar 30 kg. Kematian ikan diketahui pada tanggal 7 Maret 2019 sekira pukul 04.00 dan Cun Ming melaporkannya pada 10 Maret 2019. Penangkaran hiu sudah dimulai Cun Ming sejak 1960 atau 59 tahun silam.

Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa (BTNKj), Agus Prabowo menyebut, awalnya Hiu Kencana merupakan keramba untuk budidaya ikan seperti jenis kerapu, badong, dan lainnya. Pemilik juga memelihara beberapa ekor hiu. Terdapat dua jenis hiu yang dipelihara yakni hiu karang hitam (carcharinus melanopterus) dan hiu karang putih (triaenodon obesus).

“Kedua jenis hiu tersebut tidak termasuk jenis ikan yang dilindungi,” ucapnya.

Keberadaan Hiu Kencana merupakan salah satu primadona destinasi wisata di Pulau Menjangan Besar Karimunjawa. Atraksi yang ditawarkan yakni berenang dengan hiu jinak tersebut.

Namun sejak 8 Juni 2018, melalui surat Kepala Balai Nomor S.182/T.34/TU/GKM/6/2018, memerintahkan kepada pemilik untuk menghentikan kegiatan wisata alam di lokasi tersebut.

“Sekarang ditutup, atraksi ini pernah menyebabkan korban yakni pada 13 Maret 2016, seorang pengunjung bernama Nur Madina asal Jogjakarta mengalami gigitan pada saat berenang,” tukasnya. (*)

editor : ricky fitriyanto