in

PN Semarang Eksekusi Bangunan di Pecinan yang Diperebutkan THHK dan Siang Boe

Eksekusi berjalan alot karena banyak massa yang menentang pengosongan bangunan.

Eksekusi pengosongan bangunan di Jalan Gang Tengah nomor 73 akhirnya bisa berlangsung setelah melalui perdebatan panjang. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Pengadilan Negeri (PN) Semarang resmi mengeksekusi tanah dan bangunan di Jalan Gang Tengah nomor 73, kawasan Pecinan, Kota Semarang, Rabu (22/6/2022).

Bangunan seluas 288 meter persegi tersebut sejak dulu diperebutkan sesama perkumpulan umat Tionghoa, yakni antara Yayasan Tunas Harum Harapan Kita (THHK) dan Perkumpulan Siang Boe.

Eksekusi berjalan alot karena orang-orang (THHK dan pihak lain) yang berada di dalam bangunan tersebut berupaya melakukan perlawanan dengan mengadang petugas.

Juru sita PN Semarang Roni Rachman menegaskan, eksekusi ini sesuai perintah Ketua PN Semarang dengan mendasarkan pada putusan kasasi nomor 746 K/PDT/2021.

Putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap tersebut menyatakan bahwa bangunan yang menjadi objek sengketa adalah milik Perkumpulan Siang Boe, bukan milik Yayasan THHK.

Juru sita meminta orang-orang yang saat ini sedang menguasai bangunan secara tidak sah, segera mengosongkan lokasi. “Mohon hormati putusan pengadilan,” tegas Roni di tengah-tengah proses eksekusi.

Namun, proses eksekusi tetap ditentang dengan dalih bahwa perkara ini masih dalam tahap persidangan karena ada pihak ketiga yang mengajukan gugatan perlawanan (derden verzet).

Menurut Roni, adanya perlawanan pihak ketiga pada asasnya tidak menangguhkan eksekusi sebagaimana disebut pada Pasal 207 ayat 3 HIR dan pedoman eksekusi Dirjen Badilum MA tahun 2019. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.