in

Penerus Negeri Jawa Tengah Bantu Masyarakat Brebes Cegah Stunting

Kegiatan ini selaras dengan program Prabowo-Gibran untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Penerus Negeri Jawa Tengah saat sosialisasi pencegahan stunting di Brebes. (istimewa)
Penerus Negeri Jawa Tengah saat sosialisasi pencegahan stunting di Brebes. (istimewa)

BREBES (jatengtoday.com) — Penerus Negeri Jawa Tengah menggelar kegiatan bertajuk “Bantu Negeri” sebagai upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Brebes yang sehat dan bebas stunting.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (10/1/2024) ini dihadiri 250 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari bapak-bapak, ibu rumah tangga, komunitas pemuda, hingga mahasiswa.

Dalam acara itu, dokter Dewa Taruna Nugraha menyampaikan pentingnya kecukupan gizi dalam mencegah stunting. Pencegahan stunting dimulai dari pola asuh dan pola asih.

Ia menyoroti perlunya kesadaran dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi sejak dini untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Dokter Dewa juga menekankan perlunya memastikan adanya akses yang memadai dan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk mendukung anak-anak dalam pertumbuhan dan perkembangan mereka.

 

Dari kanan, Agung Widyantoro, Alfreno Kautsar Ramadhan, dokter Dewa Taruna Nugraha, dan Salsabila Nur Syifa dalam acara Bantu Negeri. (Istimewa)
Dari kanan, Agung Widyantoro, Alfreno Kautsar Ramadhan, dokter Dewa Taruna Nugraha, dan Salsabila Nur Syifa dalam acara Bantu Negeri. (Istimewa)


Ada Acara Tukar Sampah jadi Sembako

Rangkaian kegiatan Bantu Negeri tidak hanya sosialisasi pencegahan stunting. Masyarakat Kabupaten Brebes diedukasi untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Para peserta diminta untuk mengumpulkan dan memilah sampah. Satu kilogram sampah kemudian ditukarkan dengan sembilan bahan pokok (sembako) kepada Penerus Negeri.

Penukaran 1 kg sampah jadi sembako menunjukkam adanya siklus bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Koordinator Penerus Negeri Brebes, Salsabila Nur Syifa berharap, dengan adanya acara ini dapat menciptakan regenerasi pemuda berkualitas baik, berintegritas tinggi, dan berkompeten.

“Besar harapan kami agar acara ini dapat bermanfaat untuk kita semua serta memberikan impack positif untuk kita, kehidupan berbangsa, dan bernegara,” ucap Salsa saat dikonfirmasi, Sabtu (13/1/2024).

 

Penukaran 1 kg sampah jadi sembako oleh masyarakat kepada Penerus Negeri JawaTengah. (istimewa)
Penukaran 1 kg sampah jadi sembako oleh masyarakat kepada Penerus Negeri JawaTengah. (istimewa)


Selaras dengan Program Prabowo-Gibran

Koordinator Penerus Negeri Jawa Tengah, Alfreno Kautsar Ramadhan menjelaskan, Penerus Negeri sebagai penyambung lidah antara masyarakat, pemuda, dan pemerintahan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Alfreno juga menjelaskan betapa pentingnya menjaga linkungan dan pencegahan stunting sebagai langkah awal masyarakat Brebes menjadi roda penggerak untuk mewujudkan cita-cita mulia bangsa.

“Kegiatan ini selaras dengan program pasangan calon presiden dan wakil presiden 02 Prabowo-Gibran untuk mewujudkan Indonesia Maju,” tegasnya.

Mengutip Pradana Indraputra, Koordinator Nasional Penerus Negeri, program Bantu Negeri merupakan bukti kepedulian milenial Penerus Negeri Prabowo-Gibran akan kesehatan dan lingkungan.

Menurut Dana, program Bantu Negeri tidak hanya dilakukan di satu kota atau kabupaten saja, tapi di 200 titik di seluruh Indonesia.

Dalam acara tersebut, Anggota Komisi II DPR RI, Agung Widyantoro mengapresiasi terhadap dedikasi dan semangat perjuangan Penerus Negeri Jawa Tengah yang sudah berkontribusi dalam memajukan bangsa.

Menurutnya, Penerus Negeri memiliki kontribusi besar dalam pembangunan negara. Kata dia, harus satu komando memenangkan Prabowo-Gibran sebagai langkah strategis menuju Indonesia yang lebih baik lagi. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar