in

Pedagang Cilok di Salatiga Dapat Jaminan Keselamatan Kerja

Pedagang cilok, Juariah menerima jaminan keselamtan kerja yang diserhakan Wali Kota Salatiga Yulianto. (istimewa)

SALATIGA (jatengtoday.com) – Pekerja informal punya hak untuk mendapatkan jaminan keselamatan kerja.

Di Salatiga, ada pedagang cilok yang mendapatkan jaminan keselamatan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan.

Wali Kota Salatiga, Yulianto menuturkan, semua pekerja, baik formal atau informal, tetap punya hak untuk mendapat perlindungan saat bekerja.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Salatiga Yuliyanto saat memberikan bantuan CSR PT Selalu Cinta Indonesia (SCI), kepada perwakilan penerima bantuan, di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (30/12/2021).

Menurutnya, bantuan itu merupakan bentuk perhatian secara nyata yang diberikan dari PT SCI kepada masyarakat di Kota Salatiga, lewat BPJS ketenagakerjaan melalui jaminan keselamatan.

“Semoga bantuan CSR dari PT SCI ini bisa memberikan manfaat lebih bagi para pekerja informal di Kota Salatiga. Mendapat jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian. Terima kasih juga kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan kartu kepesertaan Jamsostek bagi para pekerja,” ucapnya.

Division Head RSM PT SCI, Muhammad Adam Hatumena mengaku akan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Salatiga.

Salah satunya, dengan memberikan jaminan sosial kepada masyarakat. Kepedulian yang diberikan dalam bentuk CSR tersebut diperuntukkan pekerja nonformal.

“Merekalah penggerak ekonomi nomor satu, dan mereka belum pernah mendapatkan jaminan sosial, karena biaya pendidikan dan biaya kesehatan sangat dibutuhkan,” ucapnya.

“Ini untuk perlindungan bagi masyarakat yang berada di bawah rata-rata ekonomi minimum. Kami memberikan CSR sebesar Rp 10.080.000,00 untuk 100 pekerja nonformal. Mereka mendapatkan jaminan selama enam bulan dari BPJS Ketenagakerjaan,” lanjutnya.

Dia berharap agar kepedulian ini bisa memberikan contoh baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan kepada masyarakat.

“Semoga bermanfaat dan menjadi trigger bahwa pentingnya jaminan sosial bagi masyarakat pekerja nonformal. Sehingga perusahaan lain juga bisa mencontohnya,” tandasnya.

Penyerahan kartu kepesertaan Jamsostek ini diberikan kepada perwakilan masyarakat penerima, yaitu pedagang cilok Juariah dan pedagang gudeg Tridina Novia Sari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.