in

Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Wongsonegoro Tembus 168 Orang

SEMARANG (jatengtoday.com) – Hingga saat ini, total pasien positif Covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang yang meninggal sebanyak 168 orang. Jumlah tersebut tercatat sejak pertama kali wabah Covid-19 merambah Kota Semarang pada Maret 2020 lalu.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Susi Herawati mengatakan, tren Covid-19 yang ditanganinya mengalami penurunan. “Hingga hari ini ada 47 pasien, yang positif sebanyak 29 pasien. Sedangkan 18 pasien lainnya masih menunggu hasil swab,” bebernya dihubungi jatengtoday.com, Jumat (11/9/2020).

Berdasarkan tingkat kesembuhan, lanjut Susi, di RSUD KRMT Wongsonegoro hingga saat ini totalnya ada 628 pasien sembuh. “Sedangkan total pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 168 orang. Pasien terakhir yang meninggal pada Kamis (10/9/2020), satu pasien. Pasien positif tersebut meninggal karena juga memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi,” terang dia.

Susi mengaku bingung manakala belakangan ini Kota Semarang—disebut oleh Gugus Tugas Nasional—memiliki angka tertinggi Covid-19 di Indonesia.

“Justru tren pasien Covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro belakangan ini mengalami penurunan. Saya juga nggak ngerti mengapa disebut (tertinggi) seperti itu. Pak Kepala Dinas Kesehatan juga bingung mengapa ada perbedaan data,” katanya.

Dia menduga, perbedaan data yang dikutip oleh Gugus Tugas Nasional ada kemungkinan diambil dari empat tempat yang melayani swab test di Kota Semarang. Yakni RSUP dr Kariadi, RSUD KRMT Wongsonegoro, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Tengah.

“Ini dugaan saya, mungkin bisa salah, di Kota Semarang ada empat tempat yang melayani pemeriksaan swab test, Kariadi, Wongsonegoro, RSND dan Labkesda. Itu tidak hanya melayani warga dari Kota Semarang. Tetapi juga melayani dari berbagai kabupaten di sekitar Kota Semarang. Mungkin, data yang ada di empat tempat itu dikira milik Kota Semarang semua,” katanya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto

Abdul Mughis