in

Merasa jadi Korban Kriminalisasi, eks Ketua RT Mengadu ke Presiden

SEMARANG (jatengtoday.com) – Mantan Ketua RT 2 RW II, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Ong Budiono berusaha mencari keadilan karena merasa telah menjadi korban kriminalitas.

Pada 2018 lalu, ia sempat terseret kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan pengancaman akibat menarik iuran RT sebesar Rp 150 ribu setiap bulan, yang sudah disepakati warga.

Waktu itu pun, akhirnya ia divonis bebas murni. Baik di pengadilan tingkat pertama hingga kasasi di Mahkamah Agung RI menyatakan bahwa Ong tidak terbukti bersalah.

Meskipun kasus pidananya telah selesai, Ong masih berupaya mengusut yang ganjil. Apalagi ia sempat ditahan di Polda Metro Jaya, sekalipun kasusnya terbilang remeh-temeh.

“Saya merasa ada ketidakadilan dan perlakuan hukum berbeda yang dilakukan aparat penegak hukum,” ujar Ong saat dikonfirmasi, Minggu (3/5/2020).

Oleh karena itu, dia melaporkan sejumlah oknum Mabes Polri, kejaksaan, notaris, hingga advokat ke Presiden Joko Widodo dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

Ong yang kini berstatus sebagai Pembina Ketua RT 2 di Karangayu, telah mengirim aduan tersebut pada akhir April 2020. Ia juga sempat mengirimnya ke Komnas HAM, Menkum HAM, Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Propam), dan Komisi Yudisial (KY) RI.

Ong ingin terus memperjuangkan kebenaran dan berusaha melindungi negeri ini dari oknum aparat penegak hukum yang tidak profesional.

Pembina Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Semarang tersebut berharap tidak ada lagi kasus kriminalisasi yang diterima oleh orang lain hingga harus berakhir seperti dirinya.

“Kami berharap ada rehabilitasi nama baik yang dilakukan oknum-oknum terkait atas kasus ini. Yang jelas, warga masyarakat harus melakukan perlawanan untuk ketidakadilan seperti yang saya alami ini,” tandasnya.

Terpisah, Asisten Bidang Litigasi LBH Rupadi, Okky Andaniswari, mendukung langkah yang ditempuh Ong. Bahkan pihaknya juga siap mendampingi hingga nama baik Ong Budiono direhabilitasi oleh oknum-oknum yang mengkriminalisasinya.

“Sudah selayaknya keadilan diberikan pada Ong Budiono, sehingga tidak ada lagi kasus serupa,” pungkas Okky. (*)

 

editor: ricky fitriyanto