in

Kasus Covid-19 di Kota Semarang Terus Menurun, Dulu Sempat Ribuan Kini Tinggal 200-an

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kasus Covid-19 di Kota Semarang menunjukkan tren yang positif. Jumlah orang yang terpapar terus mengalami penurunan.

Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Semarang Widoyono mengatakan, pada akhir 2020 jumlah kasus aktif mencapai lebih dari 1200 orang.

“Dua bulan kemudian turun jadi 800 kasus. Dua minggu yang lalu jadi 500. Sekarang ini tinggal 200-an orang yang dirawat,” ungkapnya.

Berdasarkan data di siagacorona.semarangkota.go.id pada Kamis (25/3/2021) pukul 19.45, kasus Covid-19 yang dirawat total 263 orang. Terdiri dari 190 pasien asli Semarang, sisanya dari luar kota.

Widoyono mengungkapkan, selama ini memang banyak orang luar Kota Semarang yang dirawat. “Dari 200-an orang itu 30 persennya adalah warga luar Kota Semarang,” paparnya.

Penurunan kasus Covid-19 tersebut juga berdampak terhadap okupansi tempat isolasi pasien di rumah sakit. Satu diantaranya di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang.

Direktur RSUD Wongsonegoro Susi Herawati mengatakan, saat ini pihaknya hanya merawat 34 pasien Covid-19, dimana 28 pasien dirawat di tempat isolasi dan 6 pasien berada di ruang ICU.

Sedikitnya pasien yang dirawat membuat RSUD Wongsonegoro menutup enam ruang isolasi Covid-19. Ruang tersebut kembali dialihkan untuk perawatan pasien umum.

Tak berbeda jauh dengan RSUP Dr Kariadi. Di sana, jumlah pasien Covid-19 sudah terkendali. Kepala Bidang Perawatan RSUP Dr Kariadi, Eko Sadono memaparkan, pihaknya telah menutup dua ruangan isolasi.

RSUP dr Kariadi saat ini memiliki empat ruangan yang digunakan untuk pasien Covid-19. Satu ruangan rata-rata memiliki 20 tempat tidur. Keterisian tempat isolasi Covid-19 rata-rata 60-70 persen dalam satu ruangan. (*)

 

editor: ricky fitriyanto