in

Jalur Keluar – Masuk Tol Semarang-Batang Diharapkan ada di Ngaliyan

SEMARANG (jatengtoday.com) – Manager Pengendalian Lahan PT Jasa Marga Semarang-Batang, Hadi Susanto menjelaskan, dari 46 hektar lahan tambahan, ada 1.481 bidang lahan yang masuk dalam super prioritas untuk dibebaskan.

Jika Oktober ini masih ada yang belum dibebaskan, bisa dipastikan jadwal operasional jalan tol Semarang-Batang molor dari jadwal. “Kami fokuskan pembebasan lahan yang super prioritas dulu untuk konstruksi jalan tol yang krusial,” terangnya, Kamis (11/10/2018).

Alasan adanya tambahan lahan untuk jalan tol Semarang-Batang, karena pengerjaan jalan tol tersebut dilakukan secara berbarengan, bahkan hingga perencanaan. Karena itu, dimungkinkan adanya penambahan lahan untuk itu.

“Ini penambahan terakhir, karena akhir tahun 2018 akan diresmikan Presiden. Kebutuhan lahan paling banyak ada di Semarang, karena Pak Hendi (Wali Kota Semarang) meminta adanya in-out di Ngaliyan,” paparnya.

Dijelaskan, proses pembebasan lahan super prioritas di tiga wilayah sudah berjalan. Di Batang, lanjutnya, proses pembebasan lahan super prioritas sudah mencapai 90 persen.

“Sementara di Kendal sudah 50 persen, dan di Semarang sudah dilakukan pembayaran hari ini di dua kelurahan,” ungkapnya. (*)

editor : ricky fitriyanto