in

CCTV Impor untuk Tol Semarang-Batang Dipasang Awal Mei, Ini Fungsinya

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan tol banyak disebabkan pengguna melanggar batas kecepatan yang ditentukan. Yakni antara 60-80 kilometer per jam. Meski begitu, tidak ada sanksi yang diberikan kepada pengendara yang melanggar.

Direktur Utama PT JSB, Arie Irianto menjelaskan, pihak pengelola jalan tol tidak punya kewenangan memberi sanksi. Pihaknya hanya sebatas memberi imbauan saja. “Kalau pelanggaran lalu lintas, harus kepolisian yang menindak. Dari kami, hanya memberikan peringatan berupa rambu yang dipasang di beberapa titik,” ucapnya, Selasa (5/3/2019).

Batas kecepatan itu, lanjutnya, sudah disetujui Kementerian Perhubungan dan kepolisian saat uji kelayakan jalan tol. Artinya, aturan itu memang sudah sesuai dengan kondisi jalan.

Terkait keamanan, PT JSB yang mengelola jalan tol ruas Semarang-Batang, berencana memasang kamera CCTV. Kamera yang akan dipasang di setiap kilometer tersebut baru aplikasikan awal Mei 2019 mendatang.

“Saat ini baru proses pengadaan. Karena ada yang impor juga,” imbuhnya.

Nantinya, CCTV itu akan memantau kondisi lalu lintas di jalan tol. Seperti macet, atau ada kendaraan yang bermasalah. “Kalau ada mobil mogok, bisa langsung ketahuan dan kami kirim bantuan. Termasuk ada kendaraan yang melanggar, kami bisa tahu mobil apa dan plat nomornya,” tegasnya. (*)

editor : ricky fitriyanto

Ajie MH.