in

Jalan di Dekat Proyek Tol Bakal Ditutup, Warga Purwoyoso Protes Keras

SEMARANG (jatengtoday.com) – Warga RW VII Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, memprotes rencana pemagaran atau penutupan di Jalan Srikaton Selatan II oleh PT Waskita Karya selaku pemegang proyek tol Semarang-Batang. Pasalnya, jalan tersebut dulunya merupakan hasil swadaya masyarakat.

Ketua RW VII, Joko Prasetyo mengungkapkan, dulunya jalan tersebut merupakan akses umum yang digunakan warga sebagai jalan alternatif. Sehingga, pihaknya menginginkan agar dikembalikan sebagaimana fungsi awalnya.

“Intinya dari pihak warga menolak rencana penutupan jalan. Itu kan dulu ada jalan, dulu kami sudah negosiasi lewat telepon dengan pihak humas PT Waskita. Kami minta akses itu dibuka lagi. Karena kan fasilitas umum jalan harus kembali ke jalan,” ujarnya, Minggu (24/2/2019).

Joko menilai, alasan penutupan yang diberikan PT Waskita selaku pemegang proyek tol tidak masuk akal. Sebab, alasannya karena tidak ada rumah yang menghadap ke selatan atau jalan yang sekarang mau ditutup.

“Logika yang dipakai PT Waskita itu tidak masuk akal wong itu sisa tanah yang kena tol gedenya bukan main. Kecuali jalan itu memang benar keterjang tol, itu beda lagi. Itu kan istilahnya sisa tanah negara, kenapa tidak diizinkan untuk dimanfaatkan sebagai jalan seperti dulu,” imbuhnya.

Sebagai bentuk protes, warga memasang spanduk di dekat jalan yang bakal ditutup. Dalam spanduk juga ditampilkan foto kondisi jalan lama hasil swadaya masyarakat dan foto kondisi akses yang akan ditutup.

“Siap! Sampai Titik Darah Penghabisan. Tolak Pemagaran atau Penutupan Jalan Lama. Kembalikan Lahan Ini untuk Akses Jalan Umum Lebar 8 M,” begitu bunyi kalimat dalam spanduk. (*)

editor : ricky fitriyanto

Baihaqi Annizar