in ,

Infografis: Mengenal Rapid Test Corona

RAPID test atau tes cepat dilakukan untuk memeriksa keadaan antibodi pada tubuh seseorang, bukan memeriksa SARS-CoV-2. Alat tes cepat akan mengindikasikan keadaan antibodi yang berfluktuasi jika ada virus atau kuman masuk ke dalam tubuh.
Namun, Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengingatkan bahwa hasil negatif dari pemeriksaan cepat (rapid test) untuk mengidentifikasi kemungkinan terpapar virus corona tidak menjamin bahwa yang bersangkutan tidak sakit.
BACA JUGA: Hasil Rapid Test Negatif Belum Jaminan Aman dari Corona
Pemerintah berharap siapapun tetap waspada meski hasil pemeriksaannya negatif dan tidak menunjukkan gejala-gejala sakit yang mengarah pada kemungkinan terkena Covid-19.

grafis : antara
editor : tri wuryono