in ,

Kampanye Resmi Dimulai, Jangan Sampai Jadi Klaster Baru Covid-19

SEMARANG (jatengtoday.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang resmi membuka masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2020, Sabtu (26/9/2020).

Acara yang diselenggarakan di North Ballroom Gumaya Tower Hotel Jalan Gajahmada Semarang tersebut sekaligus dilakukan Deklarasi Kampanye Damai ditandai dengan penandatanganan pakta intergritas oleh berbagai pihak.

“Ini hari pertama kampanye sekaligus Deklarasi Kampanye Damai. Proses kampanye akan berlangsung hingga Senin (5/10/2020),” kata Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom saat membuka acara tersebut.

Pihaknya mengakui, penyelenggaraan Pilkada 2020 ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya karena dilakukan di tengah pandemi. Sehingga mekanisme dan aturan dalam pelaksanaan berbeda.

“Harus membatasi setiap ruang gerak, tidak hanya demi pelaksanaan Pilkada ini lancar dan sukses, tetapi juga harus menjaga kesehatan warga Kota Semarang. Kami telah menerima maklumat Kapolri terkait protokol kesehatan, di antaranya menjaga jarak maupun kerumunan, agar tidak menambah angka Covid-19,” kata Nanda sapaan akrabnya.

Dijelaskannya, Deklarasi Kampanye Damai yang dimaksud adalah damai dengan Covid-19. Selain itu juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas. “Bahwa pasangan calon itu wajib menaati peraturan PKPU maupun menjalankan protokol kesehatan,” terangnya.

Semua kegiatan di luar ruangan yang terkait kampanye tidak diperbolehkan. “Rapat umum maupun konser tidak ada. Semua kegiatan di lapangan yang berafiliasi dengan partai politik itu tidak boleh. Semua kegiatan lapangan yang diinisiasi tidak boleh. Semua kegiatan diperbolehkan selama berbasis virtual. Kampanye kali ini diarahkan menggunakan daring dan media sosial,” bebernya.

Sedangkan untuk kegiatan di dalam ruangan diperbolehkan dengan dilakukan pembatasan, yakni maksimal 50 orang. Tentunya dengan melakukan protokol kesehatan. “Saat ini juga sedang berjalan untuk penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Setelah tanggal 28 September 2020 ada rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara hasil perbaikan. Oktober dilakukan penetapan DPT,” katanya.

Pj Wali Kota Semarang Tavif Supriyanto dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa tahapan demi tahapan Pilkada di Kota Semarang berjalan dengan lancar. “Saat ini telah memasuki tahap kampanye. Kami berharap semua menaati aturan agar bagaimana pelaksanaan kampanye ini aman, tertib dan lancar. Jangan sampai menjadi klaster baru yang tentunya akan menjadi masalah,” katanya.

Maka dari itu, Tavif meminta masyarakat Kota Semarang untuk turut berperan serta dalam Pilkada 2020. “Datang ke TPS pada 9 Desember 2020 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Harapannya, Kota Semarang menjadi contoh Pilkada terbaik di Indonesia,” ujarnya. (*)

editor : tri wuryono