in

Gaungkan Tagar 2021BalikJatidiri, Panser Biru Siap Demo di Gubernuran

SEMARANG (jatengtoday.com) – Panser Biru menggaungkan tagar #2021BalikJatidiri. Tak hanya di media sosial, mereka juga menuliskan tagar tersebut di spanduk-spanduk dan disebar di beberapa titik di Kota Semarang.

Tagar #2021BalikJatidiri merupakan keinginan Panser Biru agar PSIS bisa kembali menggunakan Stadion Jatidiri Semarang sebagai homebase untuk Liga 1 musim 2021.

Ketua Umum Panser Biru Kepareng menegaskan, gerakan #2021BalikJatidiri bukan gertak sambal yang hanya lantang di media sosial. Ini merupakan gerakan massif yang diinginkan Panser Biru agar ditindaklanjuti Manajemen PSIS Semarang dan Pemprov Jateng.

“Panser mendesak manajemen, dinas terkait, Gubernur Jawa Tengah agar mendengar aspirasi kami yang ingin di tahun 2021 PSIS sudah berhomebase di Stadion Jatidiri,” ucap Kepareng, Minggu (20/12/2020).

Panser Biru juga meminta PSIS mengelola Stadion Jatidiri Semarang secara profesional jika memang memungkinkan. Jika PSIS tidak bisa kembali ke Stadion Jatidiri pada tahun depan, Panser Biru mengancam akan menggelar aksi.

“Mbuh piye carane (entah bagaimana caranya.) Kalau perlu kami siap turun demo PSIS dan gubernuran agar tim PSIS kembali ke Jatidiri,” tegasnya.

Sekretaris Umum Panser Biru, Toby Mahendra Putra menambahkan, dengan kembalinya PSIS berkandang ke Stadion Jatidiri akan membawa beberapa dampak positif seperti meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang.

“Dengan kembalinya PSIS ke Jatidiri maka akan membantu sektor wisata, perhotelan, dan resto di Semarang yang akan berdampak langsung kepada PAD Kota Semarang,” terangnya.

Seperti diketahui, renovasi Stadion Jatidiri Semarang yang dilakukan Pemprov Jateng sejak 2016 lalu belum rampung.

Yang membuat Panser Biru lebih meradang karena di tengah pandemi Covid-99, kelanjutan pembangungan Stadion Jatidiri yang sudah memasuki 85 persen ditunda oleh Pemprov Jateng karena alasan rasionalisasi anggaran.

Sementara Persib Bandung berani mengajukan lelang untuk pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beberapa waktu lalu. (*)

 

 

editor: ricky fitriyanto