in

Dua Kali Kerja, Paving di Kota Lama akan Dibongkar Lagi

SEMARANG (jatengtoday.com) – Revitalisasi Kota Lama Semarang terkesan tak memiliki konsep yang jelas. Paving yang sudah dipasang di Jalan Letjen Suprapto, Kota Lama akan dibongkar pertengahan Februari mendatang. Sebab, sejumlah utility bawah tanah di sepanjang jalur tersebut belum beres.

Konsultan dari PT Brantas Abipraya, Sonny Cahyo Bawono menjelaskan, pembongkaran tersebut langsung ditutup kembali dengan paving. Pekerjaan akan dilakukan tahap demi tahap. Tidak akan menutup arus lalu lintas karena Jalan Letjen Suprapto merupakan jalan utama di Kota Lama.

“Jalan ini akan jadi prioritas pengerjaan. Kami targetkan Maret sudah beres, bisa dilewati. Kalau untuk keseluruhan, akhir April baru bisa selesai,” ucapnya, Kamis (31/1/2019).

Dijelaskan, setelah renovasi jalan selesai, seluruh ruas jalan di Kota Lama tidak boleh digunakan untuk tempat parkir. Nantinya, Pemkot Semarang akan menyediakan kantong parkir.

Rencananya akan ada tiga titik kantong parkir dengan kapasitas total 2.500 unit mobil. Kantong parkir itu berada di seberang Kantor Samsat, belakang Museum 3D, dan Jalan Kasuari. Untuk yang di seberang kantor Samsat, akan dibangun gedung parkir.

“Ada satu lagi di Sleko, tapi masih wacana,” tuturnya.

Di setiap kantong parkir, lanjutnya, akan disediakan setidaknya satu shuttle bus. Armada itu bisa dimanfaatkan untuk keliling Kota Lama.

Staf Pengendalian dan Operasion Dinas Perhubungan Kota Semarang, Zamronny menambahkan, pihaknya akan menggandeng pihak ketiga untuk mengelola parkir.

“Tapi bukan yang tarif per jam. Jadi nanti sudah tidak ada lagi juru parkir di Kota Lama,” tegasnya. (*)

editor : ricky fitriyanto

Ajie MH.