in

Cara Asyik Relawan Bolonemase Sosialisasi Prabowo-Gibran di Semarang

Selain acara musik, relawan Bolonemase juga memfasilitasi pelaku UMKM untuk menjajakan produknya.

Penonton memadati konser musik yang digelar relawan Bolonemase Kota Semarang. (istimewa)
Penonton memadati konser musik yang digelar relawan Bolonemase Kota Semarang. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Kelompok relawan Bolonemase mempunyai cara yang asyik dalam menyosialisasikan pasangan capres dan cawapres Prabowo-Gibran di Kota Semarang.

Baru-baru ini, relawan Gibran Rakabuming Raka tersebut menggelar konser musik bertajuk “Sound Night Party Paseduluran Saklawase” di lapangan parkir eks Wonderia Semarang.

Penampilan para musisi dengan tata panggung dan sound system berkualitas, membuat acara menjadi semarak. Ribuan sukarelawan dan pendukung dari Kota Semarang datang silih berganti.

Penonton dibuat larut dengan permainan musik keroncong dari relawan Bolonemase. Perkawinan musik dangdut koplo dengan musik elektrik dari pertigaan koplo semakin membuat mereka terbius.

Dari perhitungan panitia Bolonemase, gelang tiket yang terpasang ke pengunjung mencapai 1.750 pengunjung.

Koordinator Relawan Bolonemase Kota Semarang, Fauzi Ardiansyah mengatakan sound night party Bolone Mase Seduluran Saklawase adalah cara untuk menyosialisasikan Prabowo-Gibran kepada masyarakat Kota Semarang.

Menurutnya, sinergitas antara relawan Bolonemase dan masyarakat Kota Semarang sudah lama terjalin. Pihaknya akan terus bergerak ke akar rumput.

“Dengan adanya acara ini semoga bisa lebih mengakrabkan lapisan masyarakat dalam rangka memenangkan Prabowo-Gibran dengan damai, sejuk, dan riang gembira,” papar Fauzi, Minggu (7/1/2024).

Fauzi berharap, kampanye kreatif seperti ini membuat semakin banyak anak muda yang mau terjun ke politik. Utamanya kelompok pemilih dari generasi milenial dan generasi Z yang gemar musik.

Selain acara musik, relawan Bolonemase Kota Semarang juga mendukung pelaku UMKM untuk menggelar produk-produknya di lokasi acara. Ia memberikan fasilitas gratis berupa tenda, meja, kursi, dan juga genset beserta sistem penerangan. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar