in

Buruh Semarang Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BPJS Ketenagakerjaan

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kalangan buruh di Kota Semarang geram atas mencuatnya dugaan korupsi dana BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung. Mereka meminta kasus tersebut ditangani secara tuntas, jujur dan transparan.

Wakil Ketua DPC FSP KEP KSPI Kota Semarang Zainudin, mengatakan kasus tersebut sangat mengejutkan sekaligus menyedihkan. “Bahkan nilainya disebut mencapai Rp 45 triliun. Maka kami menuntut penanganan kasus tersebut secara serius, jujur dan transparan,” ungkapnya, Jumat (29/1/2021).

Dikatakannya, buruh sangat kecewa berat dan marah atas mencuatnya kasus dugaan korupsi tersebut. “Rp 45 triliun bukan angka yang kecil, dana itu hasil keringat para buruh bertahun-tahun. Kami menuntut agar Kejaksaan Agung serius,” katanya.

Kalangan buruh juga menyodorkan surat yang isinya pernyataan bersama agar Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus dugaan korupsi terbesar sepanjang sejarah bangsa ini.

“Segera selesaikan kasus ini dan jangan hanya sibuk melakukan pembelaan yang justru berdampak pada meningkatnya kemarahan buruh. Kami sudah merencanakan untuk aksi massa di seluruh Indonesia dengan mendatangi pihak terkait,” tegasnya.

Baca Juga Ini: Kejagung Periksa Empat Pejabat BPJS Ketenagakerjaan terkait Dana Investasi

Menurutnya, kabar dugaan korupsi tersebut membuat syok kalangan buruh, mengingat belum sembuh luka karena Omnibus Law yang menghilangkan keterjaminan pekerjaan, penghasilan dan sosial. “Ini malah muncul kasus dugaan korupsi. Kami ingatkan, jangan sekali-kali merampok dana hasil keringat buruh,” katanya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto