in

Berikan Kuliah di Kantor Baru, Kadin Jateng Siapkan Anggota Tembus Pasar Ekspor

SEMARANG (jatengtoday.com) – Di bawah pimpinan Ali Abdul Rohman, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng membuka kelas kuliah bagi anggotanya. Langkah ini untuk menyiapkan seluruh anggota yang bergerak di bidang Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) bisa bersaing. Tak hanya tingkat lokal dan nasional, bahkan digadang-gadang hingga level internasional.

Kuliah nonformal yang dimulai Februari 2020 ini diberikan di kantor baru Kadin Jateng, Jalan Sumbing, Gajahmungkur, Kota Semarang. Telah disiapkan tiga ruang kelas.

“Kami akan beri pelatihan setiap minggu dengan membuka kelas. Kami sudah siapkan ruang kelas, ada tiga ruang yang bisa diakses di kantor Kadin Jateng ini,” ucap Ali usai meresmikan kantor baru, Kamis (30/1/2020).

Materi yang diberikan berbeda setiap minggu. Pada minggu pertama mengenai bahasa, minggu kedua manajemen, minggu ketiga ekspor impor, dan minggu keempat mengenai intelijen ekonomi. Harapannya, ilmu anggota dapat bertambah. Ujungnya, bisa menembus pasar ekspor.

“Nanti Kadin kabupaten/kota mengirimkan minimal 2-5 peserta pelatihan. Pengusaha harus bisa bahasa asing, minimal Bahasa Inggris. Ini modal untuk ekspor,” bebernya.

Dari kacamatanya, selama ini pelaku UMKM di Jateng dibiarkan tanpa penataan dan pelatihan. Akhirnya mereka tidak menguasai manajemen dan tidak mendapatkan akses modal kerja dengan bunga lunak.

“Oleh karena itu melalui kelas pelatihan yang kami berikan diharapkan bisa membuat UMKM di Jateng naik kelas. Mulai aset dan omzetnya Rp 30 juta naik menjadi Rp 50 juta. Dari Rp 50 juta naik menjadi Rp 100 juta, begitu seterusnya,” harapnya.

Ketua Dewan Penasehat Kadin Jateng, Bambang Raya mengapresiasi program baru ini. “Ini program yang bagus dari Ketua Kadin Jateng, anggota Kadin Jateng harus saling membantu dan mengayomi, program-programnya harus menyentuh langsung pelaku UMKM. Saya siap membantu dengan pengalaman serta pemikiran saya,” tegasnya.

Meski begitu, Bambang juga mengingatkan agar para pengurus Kadin Jateng bekerja dengan nuansa penuh kebahagiaan. Baginya, hal itu sangat berpengaruh dalam kinerja.

“Yang penting bawa happy lah. Agar auranya bisa menyebar ke seluruh anggota. Intinya kita semua harus gotong royong memajukan UMKM, dari yang mikro jadi kecil, yang kecil jadi menengah. Yang menengah bisa jadi besar dan membantu mendorong lainnya,” paparnya. (*)

editor: ricky fitriyanto