in

Bandara Internasional Ahmad Yani Kembali Raih Penghargaan ASQ Awards

Bandara Ahmad Yani Semarang meneruma penghargaan serupa ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2020.

Pihak Angasa Pura I menerima penghargaan pada Rabu (6/9/2023) malam di tengah agenda ACI Customer Experience Global Summit di Incheon, Korea Selatan. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berhasil meraih penghargaan dalam ajang Airport Service Quality Awards 2022 (ASQ Awards 2022).

Ajang penghargaan tingkat dunia ini diselenggarakan oleh organisasi pengelola bandara di dunia yakni Airports Council International (ACI).

Raihan penghargaan ASQ Awards kategori Best Airport by Size and Region 2-5 million passenger per year in Asia Pacific diperoleh Bandara Ahmad Yani Semarang untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2020.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Rabu (6/9/2023) malam di tengah agenda ACI Customer Experience Global Summit (ACI CEGS) yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan. Adapun pengumuman pemenang ASQ Awards 2022 telah dilaksanakan pada awal Maret 2023.

General Manager Bandara Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang berhasil kembali diraih.

“Keberhasilan ini wujud dari kolaborasi dan kerja sama seluruh stakeholder di bandara dalam memberikan layanan prima kepada seluruh pengguna jasa,” ujarnya.

Selain Bandara Ahmad Yani Semarang, terdapat tujuh bandara PT Angkasa Pura I lainnya yang turut menerima penghargaan ASQ Awards 2022.

ASQ Awards merupakan satu-satunya program pengukuran tingkat kepuasan pengguna jasa bandara yang diselenggarakan oleh organisasi kebandarudaraan dunia yang berbasis di Montreal, Kanada, yaitu ACI.

ASQ Awards merupakan wujud pengakuan kepada pengelola bandara-bandara di dunia yang mampu memberikan customer experience atau pengalaman pelanggan terbaik yang didasarkan atas suara pengguna jasa bandara.

Penghargaan ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2006, serta saat ini melibatkan 400 bandara di 95 negara di dunia. (*)

editor : tri wuryono

Baihaqi Annizar