in

Anggota DPRD Kota Semarang Dilantik, Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Tolak Politisi Busuk

SEMARANG (jatengtoday.com) – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarang (AMS) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Semarang, Rabu (14/8/2019). Aksi tersebut berbarengan dengan prosesi pelantikan anggota DPRD.

Peserta aksi merupakan gabungan dari berbagai elemen aktivis mahasiswa. Yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Sapma Pemuda Pancasila, Forum Perempuan, dan BEM Untag.

Koordinator Aksi, Azizi Anas menjelaskan, aksi tersebut sebagai bentuk kecaman terhadap politisi busuk.

“Anggota DPR, DPRD, DPD, dan MPR sebagai perwakilan rakyat yang dipilih dengan sistem demokrasi ingin mematikan demokrasi itu sendiri. Kebebasan atau persamaan dan kedaulatan rakyat adalah dua marwah yang harus tetap dijaga,” tegas Azizi.

Menurutnya, kebijakan untuk memajukan sebuah bangsa dan negara tidak lepas dari suara dan kepentingan rakyat. Adanya kedua unsur tersebut juga berguna untuk mereduksi penyalahgunaan kekuasaan dan menjamin kepentingan rakyat dalam tugas-tugas pemerintahannya.

“Peran legislatif menjadi sangat penting jikalau segala peranan dan fungsinya dijalankan dengan maksimal. Sehingga apa yang dikehendaki rakyat bisa terwujud,” imbuhnya.

Hal itu bisa dilihat dari seberapa dalam wakil rakyat memahami tugas dan bagian-bagian yang mereka naungi. Sehingga dewan harusnya sangat paham dan lebih aspiratif dalam pengambilan keputusan.

“Kami mengingatkan kalian semua adalah wakil dari rakyat, segala macam teriakan dari rakyat adalah jeritan kalian semua. Di momentum pelantikan ini semangat yang baru untuk membuat tataran Kota Semarang menjadi lebih maju,” tandasnya.

Ada beberapa poin yang menjadi tuntutan aksi. Diantaranya menolak segala bentuk tindakan korupsi dan penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi. Para legislator juga dituntut agar lebih inovatif dalam tataran pembuatan regulasi.

Usai orasi, beberapa perwakilan anggota legislatif terpilih sempat menemui peserta aksi. (*)

editor : ricky fitriyanto