in

Aksi Nyata Relawan Prabowo-Gibran, Beri Layanan Kesehatan Gratis

Layanan kesehatan gratis merupakan bagian dari program GN 08 dalam mengatasi masalah sanitasi dasar.

Ketua Umum GN 08, Agus S Winarto mengawal proses pemberian layanan kesehatan gratis di Semarang. (istimewa)
Ketua Umum GN 08, Agus S Winarto mengawal proses pemberian layanan kesehatan murah di Semarang. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Garuda Nusantara 08 Indonesia Emas (GN 08) selaku relawan Prabowo Gibran mengadakan aksi nyata untuk masyarakat.

Belum lama ini, GN 08 menggelar kegiatan sosial berupa pemberian layanan kesehatan gratis di Klinik Rumah Edi Santoso di Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.

Warga pun tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Anak kecil hingga orang lanjut usia berbondong-bondong memeriksakan kesehatannya.

Ketua Umum GN 08, Agus S Winarto menegaskan, aksi sosial ini murni inisiasi relawan GN 08, tidak terafiliasi dengan siapapun termasuk tim kampanye daerah (TKD) Prabowo-Gibran.

“GN secara mandiri melakukan aksi nyata demi terpilihnya Prabowo-Gibran. Kami melakukan gerakan ini sudah sejak lama,” tegas Agus, Sabtu (16/12/2023).

Dia mengatakan, layanan kesehatan gratis merupakan bagian dari program GN 08 dalam mengatasi masalah sanitasi dasar. Ia ingin memastikan masyarakat mendapat layanan dan fasilitas untuk menjaga kesehatan dan lingkungannya secara baik.

Agus menyampaikan, kekurangan sanitasi dasar dapat mengakibatkan penyakit diare, kolera, serta masalah kesehatan lainnya. Agus bahkan pernah mengalami trauma dengan hal tersebut.

“Anak saya pernah diare akut hingga perlu penanganan medis secara khusus. Namun trauma itu kini menjadi inspirasi bagaimana saya akan terus memperjuangkan masalah sanitasi dasar,” ujarnya.

Sanitasi dasar memiliki korelasi yang kuat dengan visi misi bangsa menuju “Indonesia Emas”. Adalah konsep hidup yang bertujuan membuat Indonesia menjadi negara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di tingkat global.

Kondisi kesehatan masyarakat yang buruk dapat menghambat kemajuan Indonesia. Dengan meningkatkan sanitasi dasar, kesehatan masyarakat lebih terjaga, yang kemudian meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar