in

PSIS vs Persipal: Kans Mahesa Jenar Tinggalkan Posisi Juru Kunci

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra dan Habil Akbar. (foto: dokumentasi psis semarang)

SEMARANG (jatengtoday.com) — PSIS Semarang memiliki peluang besar untuk keluar dari posisi juru kunci klasemen saat menjamu Persipal Palu pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (3/1/2026) malam.

Pelatih PSIS, Jafri Sastra, menegaskan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh usai kekalahan dari Barito Putera. Laga melawan Persipal menjadi momentum penting bagi Mahesa Jenar untuk memperbaiki posisi di klasemen.

“Kami sudah melakukan evaluasi setelah kekalahan dari Barito Putera. Besok melawan Persipal, peluang kita keluar dari posisi juru kunci, sehingga kami melakukan persiapan ekstra,” ujar Jafri Sastra pada sesi prematch press conference, Jumat (2/1/2026).

PSIS saat ini mengoleksi 5 poin dari 13 pertandingan dan berada di peringkat ke-10 klasemen, sementara Persipal Palu menempati peringkat ke-9 dengan 6 poin. Selisih poin yang tipis membuat laga ini bernilai krusial bagi kedua tim.

Keuntungan tersendiri bagi PSIS adalah kembalinya dukungan suporter di Stadion Jatidiri. Dalam lima laga kandang terakhir, PSIS harus bermain tanpa penonton. Kehadiran pendukung setia diharapkan mampu mendongkrak semangat para pemain.

Pemain PSIS, Habil Akbar, menyambut positif kembalinya suporter ke stadion. “Kehadiran suporter menjadi tambahan motivasi bagi pemain. Terakhir kami merasakan dukungan langsung saat melawan Persiku Kudus di pertandingan pertama,” ungkap Habil.

Dengan motivasi berlipat, dukungan penuh suporter, serta target keluar dari dasar klasemen, PSIS diharapkan tampil lebih agresif dan efektif saat menghadapi Persipal. Kemenangan menjadi harga mati bagi Mahesa Jenar untuk membuka kembali asa bangkit di sisa kompetisi. (*)