in

Segera Daftar! Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Jateng Dimulai Besok

Ilustrasi vaksin untuk ana usia 6-11 tahun di Jateng dimulai besok. (pixabay)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Pemerintah pusat telah memberi izin bahwa anak usia 6-11 tahun bisa mengikuti vaksinasi. Di Jateng, vaksinasi untuk anak akan dimulai Selasa (14/12/2021) besok.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong pemerintah daerah yang telah memenuhi prasyarat vaksin anak usia 6-11 tahun untuk memulai pelaksanaan vaksinasi. Sosialisasi bisa dilakukan oleh kepala daerah, melalui wali murid, komite atau sekolah.

Baca: Dimulai Besok, Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Gunakan Vaksin Sinovac

“Persiapan vaksinasi anak yang usia 6-11 sudah ada petunjuknya maka sekarang kita minta sosialisasi dilakukan oleh Bupati Wali Kota kepada wali murid. Saya kira melalui komite, sekolah ini sangat bagus dan waktunya bisa mulai besok pagi,” ucapnya, Senin (13/12/2021).

Meski begitu, politikus PDIP ini menuturkan, kendalanya adalah dosis vaksin khusus anak dari pemerintah pusat yang belum diterima oleh Pemprov Jateng.

“Maka beberapa vaksin yang kemarin belum diambil oleh kabupaten kota saya minta untuk diambil hari ini kalau tidak besok kita suntikan kepada anak-anak sebagai ujicoba dan sosialisasi sudah segera kita mulai setelah rapat kita hari ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ganjar meminta ada peningkatan capaian vaksinasi dalam tiga minggu terakhir tahun 2021 ini. Daerah yang capaian vaksinnya masih rendah, diminta menyusun strategi percepatan vaksinasi.

Dikatakan, strategi percepatan segera dipetakan. Terutama untuk daerah dengan jumlah penduduk besar namun fasilitas kesehatannya terbatas.

“Sehingga kita nanti bisa tahu apa yang mesti kita bantu. Umpama tenaga (kesehatan), umpama vaksin, umpama peralatan dan seterusnya,” terangnya.

Jangan Sampai Vaksin Kedaluarsa

Di sisi lain, Ganjar juga mengingatkan pada sejumlah daerah yang stok vaksinnya mendekati masa kedaluarsa agar segera disuntikkan. Apalagi di beberapa daerah, vaksin yang jelang kedaluarsa jumlahnya sedikit.

“Kita tidak mau kecolongan seperti dulu, sehingga vaksinnya nggak kepakai. Namun ada beberapa yang mestinya selesai pada minggu ini, kecil-kecil menurut saya bisa diselesaikan dengan cepat disuntikkan hari ini juga akan selesai,” katanya.

Selain itu, lima bus vaksin yang dimiliki Pemprov Jateng juga terus bergerak. Terakhir, kata Ganjar, bus vaksinasi milik Pemprov juga membantu percepatan di tiga kabupaten yang minggu lalu jadi sorotan karena capaiannya belum 70 persen. Yakni Tegal, Pemalang dan Brebes.

Ganjar mengatakan, beberapa strategi yang bisa digunakan oleh daerah untuk melakukan percepatan vaksin adalah dengan menggandeng banyak pihak. Misalnya TNI, Polri, atau relawan untuk menggelar sentra vaksinasi.

“Keroyokan ini akan bisa melakukan percepatan, karena waktunya udah mau finish. Saya menghitung finishnya itu di akhir Desember maka saya minta mereka sekarang speed larinya, nah cara larinya ya energinya mesti diakumulasikan dan itu banyak kekuatan yang kita jadikan satu untuk membantu,” tandasnya. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.