in

Terungkap! Joki Vaksinasi di Semarang Dibayar Rp500 Ribu

Dari hasil pemeriksaan ternyata ada ketidaksesuaian antara identitas dan fisik calon penerima vaksin.

Tiga pelaku dugaan percobaan praktik joki vaksinasi saat pers rilis di Polrestabes Semarang, Rabu (5/1/2022). (antara/i.c.senjaya)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, membongkar percobaan praktik joki vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di Puskesmas Manyaran, Semarang Barat. Pelaku mengaku dibayar Rp500 ribu untuk menggantikan menerima suntikan vaksin.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan, percobaan praktik joki vaksinasi yang dilakukan pada 3 Januari 2022 tersebut terungkap saat petugas puskesmas melakukan penyaringan calon penerima vaksin.

Perbuatan ini bermula ketika warga calon penerima vaksin CL (37) warga Griya Beringin Asri, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, memperoleh undangan untuk melaksanakan vaksinasi di Puskesmas Manyaran.

Pada hari yang dijadwalkan itu, kata Irwan, CL ternyata ada keperluan ke luar kota sehingga tidak bisa melaksanakan vaksinasi.

Keluhan tersebut disampaikan kepada Ivo (48), tetangga pelaku yang kemudian mengenalkan DS (41) untuk menggantikan menerima suntikan vaksin.

Dalam kesepakatan itu, lanjut dia, ada tawaran sejumlah uang dari CL kepada DS. “Dijanjikan Rp500 ribu untuk menjadi joki vaksinasi,” kata Irwan, Rabu (5/1/2022).

Perbuatan itu terungkap saat petugas puskemas melakukan pemeriksaan identitas calon penerima vaksin. “Dari hasil pemeriksaan ternyata ada ketidaksesuaian antara identitas dan fisik calon penerima vaksin,” ucapnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan pihak puskemas ke kepolisian. Para pelaku sendiri dijerat dengan Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang penanggulangan wabah penyakit menular.

Atas perbuatannya, para pelaku sudah dimediasi dengan pihak Puskesmas Manyaran. Mereka sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Untuk CL sendiri sudah divaksin sehari setelah kejadian di Puskesmas Manyaran,” ujarnya. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.