in

Rebutan Lahan Parkir, Pemuda Ini Nekat Tusuk Dua Rekannya

Dari keterangan tersangka, lahan parkir yang diperebutkan tersebut beromzet sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per hari.

Tersangka penusukan dalam perebutan lahan parkir di Semarang dihadirkan dalam pers rilis di Mapolrestabes Semarang, Senin (21/3/2022). (antara/ic senjaya)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Seorang pemuda harus berurusan dengan polisi setelah menusuk dua orang akibat perselisihan perebutan lahan parkir di depan sebuah toko emas, kawasan Kranggan Kota Semarang.

Wakapolrestabes Semarang AKBP I.G.A Dwi Perbawa mengatakan bahwa tersangka Dwi Kristiawan (23) warga Candisari, Kota Semarang, beraksi dalam keadaan mabuk.

Korban penusukan bernama Nor Rois dan Maulana Muhammad Raven. Kedua warga Tegalsari, Kota Semarang, mengalami luka tusuk di bagian pundak, dada sebelah kanan, serta perut.

Ia menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika pelaku mendatangi rumah kedua korban pada 15 Maret 2022 dengan maksud mengklarifikasi kebenaran kabar tentang pengelolaan lahan parkir di depan sebuah toko emas, kawasan Kranggan, Kota Semarang.

“Pelaku datang dalam kondisi mabuk dan sudah menyiapkan sebuah pisau lipat,” kata Dwi Perbawa di Mapolrestabes Semarang, Senin (21/3/2022).

Peristiwa penusukan sendiri, lanjut dia, terjadi setelah ketiganya terlibat adu mulut perihal pengelolaan lahan parkir tersebut.

“Pelaku yang sudah mengenal korban ini mempertanyakan alasan merebut pengelolaan lahan parkir tersebut,” katanya.

Dari keterangan tersangka, lahan parkir yang diperebutkan tersebut beromzet sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per hari.

Penusukan tersebut mengakibatkan kedua korban harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan seseorang terluka. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.