in

Seribu PNS Pensiun, BKD Antisipasi Kekurangan Stok Pejabat

SEMARANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jateng mencatat ada kurang lebih seribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) pensiun setiap tahun. Dari jumlah tersebut, kurang lebih 200-300 PNS di antaranya adalah jabatan struktural golongan eselon 3 dan 4. Hal itu seringkali mengakibatkan ada beberapa jabatan penting kosong, karena kehabisan stok pejabat yang memenuhi syarat.

Atas kondisi itu, BKD Provinsi Jateng mengantisipasi dengan cara membuka pendaftaran melalui mekanisme talent ccouting hingga 25 Oktober 2017. “Talent Scouting ini bukan untuk memilih pejabat, tapi menyeleksi PNS untuk dimasukkan ke dalam Talent Pool. Mereka dinilai memiliki previlage ketika terjadi kekosongan jabatan. Bukan cadangan, tapi kandidat utama. Mereka dianggap seperti sudah punya SIM lah. Punya sertifikat untuk mengisi jabatan,” kata Sekda Jateng, Sri Puryono, Rabu (25/10/2017).

Jabatan kosong yang dimaksud adalah adminstrator dan pengawas. Bukan tingkat kepala dinas. Dijelaskan, pengisian kekosongan jabatan hanya bisa dilakukan lewat seleksi terbuka. “Kalau Talent Scouting ini eselon 3 dan 4, yakni pengelola dan pelaksana. Kalau eselon 2 atau kepala dinas tidak bisa lewat cara ini,” kata dia.

Talent scouting ini untuk mencari PNS yang memiliki kompetensi untuk mengisi jabatan administrator dan pengawas di lingkup Pemprov Jateng. Untuk mengikuti Talent Scouting ini bisa mendaftar di laman situs bkd.jatengprov.go.id. “Nanti kami saring dulu berdasarkan syarat administrasi,” kata Kepala BKD Jateng, Arief Irwanto.

Mereka yang lolos seleksi adminstrasi, akan disaring lagi lewat seleksi analisis problem. Analisis itu berupa uji tertulis dan uji gagasan. Pemprov Jateng pun telah menunjuk panitia seleksi (pansel) dari tujuh perguruan tinggi. Antara lain Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Unika Soegija Pranata, Universitas Gajah Mada (UGM). Pansel akan memberikan analisis untuk kemudian dilakukan tahap seleksi selanjutnya, yakni kompetensi dan integritas.

“Termasuk nantinya ada seleksi wawancara. Rangkaian seleksi ini akan selesai akhir November 2017. Mereka yang dianggap kompeten akan diumumkan Desember 2017 mendatang,” katanya. (Abdul Mughis)

Editor: Ismu Puruhito