in

Sempat Mati Suri, Seniman Barongsai Semarang Mulai Banjir Job Jelang Imlek 2022

Sudah dua tahun seniman barongsai vakum gara-gara pandemi.

Seniman barongsai dari paguyuban Elang Terbang dari Timur saat tampil di Temtrem Mall Semarang. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Seniman barongsai dari paguyuban Elang Terbang dari Timur, mulai mendapat permintaan tampil jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2022.

Kondisi tersebut jauh lebih baik ketimbang pandemi Covid-19 mulai melanda. Nyaris dua tahun belakangan, komunitas yang mempunyai basecamp di Kota Semarang ini seperti mati suri.

“Dua tahun nggak bisa ada event, baru Desember (2021) sama Januari (2022) ini mulai dapat pesanan,” ujar perwakilan paguyuban Elang Terbang dari Timur, Huang Wie Hong, Minggu (9/1/2022).

Karena lama tidak pentas, kelompok seni tarian tradisional khas Tiongkok ini harus latihan lebih keras. Katanya, latihan rutin dilakukan sejak Desember kemarin agar bisa unjuk gigi secara maksimal.

Terakhir, Elang Terbang dari Timur melakukan atraksi di Tentrem Mal pada acara donor darah yang digelar Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (Porinti) Semarang.

Masyarakat foto bersama barongsai di Tentrem Mall Semarang. (baihaqi/jatengtoday.com)

Full Booking

Menurut Huang Wie, permintaan tampil saat ini memang semakin meningkat. Bahkan, pada puncak perayaan Imlek tahun ini sudah banyak yang memesan.

“Sudah di-booking, malam Imlek itu full, tampil di empat tempat. Sudah lamakami ¬†menantikan momen seperti ini,” jelas Huang Wie.

Huang Wie sempat sedih ketika mengingat masa-masa vakum, saat mereka dihadapkan pada pilihan sulit.

Di satu sisi ia mendukung program pembatasan kegiatan, di sisi lain ada anggota komunitas yang butuh pemasukan.

Sekarang, dia berharap semua pihak lebih menaati protokol kesehatan agar pandemi segera berakhir dan kondisi kembali normal. Dengan begitu, Elang Terbang dari Timur bisa terus tampil, menghidupkan budaya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *