in

Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru Segera Dibuka, Ini Jadwalnya

SEMARANG (jatengtoday.com) – Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020 untuk sekolah negeri segera dibuka secara online. Dimulai dari TK, SD, dan SMP, dikelola oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang. Sedangkan untuk SMK dan SMA kewenangannya berada di bawah Pemprov Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri menjelaskan, tahap awal PPDB menjaring siswa untuk jenjang TK dan SD dimulai 23-25 Mei 2019. Pada jenjang TK ini memiliki daya tampung 280 siswa dengan dilayani 7 sekolah negeri. Adapun untuk SD bakal menampung sebanyak 14.420 siswa dengan dilayani 327 sekolah negeri.

“Sedangkan untuk jenjang SMP dimulai 13-15 Juni 2019. Pada jenjang ini daya tampung siswa mencapai 11.136 murid dengan dilayani 44 sekolah negeri,” katanya.

Penyelenggaraan PPDB tahun ini, lanjut dia, berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, PPDB tahun ini mengacu Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018 dengan mengedepankan sistem zonasi. “Sistem zonasi bertujuan untuk mendekatkan lingkungan sekolah dengan keluarga. Selebihnya juga menjamin pemerataan akses layanan pendidikan bermutu. Lalu menghilangkan eksklusivitas dan diskriminasi di sekolah negeri. Kemudian membantu analisis perhitungan kebutuhan dan distribusi guru,” terangnya.

Selain itu, lanjut Gunawan, juga untuk mendorong kredibilitas pendidik dalam pembelajaran dengan kondisi siswa yang heterogen. “Dengan begitu harapannya bisa memberikan bantuan atau afirmasi yang lebih tepat sasaran baik sarana maupun prasarana,” katanya.

Sementara Ketua Panitia PPDB Kota Semarang Sapto Budi, menambahkan pelaksanaan PPDB online di Kota Semarang juga didukung Peraturan Wali Kota nomor 15 Tahun 2019, Keputusan Walikota Semarang nomor 420/404 tahun 2019, serta Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Nomor: 420/409.

“Dalam penyusunan PPDB juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai unsur. Di antaranya Komisi D DPRD Kota Semarang, Ombudsman Republik Indonesia, perguruan tinggi, Dewan Pendidikan Kota Semarang, lembaga swadaya masyarakat, organisasi profesi dan BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Sekolah) Kota Semarang,” katanya.

Dalam penyelenggaraan PPD online tahun ini, pihaknya melibatkan Dinustek sebagai penyedia jasa pembuatan sistem online. (*)

editor : ricky fitriyanto

Abdul Mughis