in

Rayakan Usia 28 Tahun, Grand Candi Hotel Semarang Usung “Timeless Harmony”

Tim Grand Candi Hotel memotong tumpeng sebagai seremonial perayaan hari jadi ke-28. (baihaqi/jatengtoday.com)
Tim Grand Candi Hotel memotong tumpeng sebagai seremonial perayaan hari jadi ke-28. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Grand Candi Hotel Semarang merayakan hari jadinya yang ke-28 pada 15 Januari 2026. Hotel bintang lima berkonsep art & gallery yang berjarak sekitar 9 menit dari Simpang Lima ini mengusung tema Timeless Harmony sebagai benang merah perayaan tahun ini.

Tema tersebut dipilih untuk merefleksikan komitmen Grand Candi Hotel dalam menghadirkan pelayanan yang hangat, berkelas, dan relevan lintas generasi. Perayaan tidak hanya ditujukan bagi tamu hotel, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum lewat beragam kegiatan.

Rangkaian acara dimulai dengan Pekan Giveaway berupa pembagian voucher melalui Instagram Live, TikTok Live, serta sejumlah radio terpilih pada 7–13 Januari 2026. Kegiatan dilanjutkan dengan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar pada 14 Januari 2026.

Puncak perayaan ditandai dengan pameran lukisan bertajuk Timeless Harmony Art Expo yang berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 8 Januari hingga 8 Februari 2026. Pameran ini merupakan hasil kolaborasi Grand Candi Hotel Semarang dengan komunitas seniman Yogyakarta, Patsijiwanta.

Sebanyak 28 karya seni lukis dari 10 seniman dipamerkan di area lobi hingga restoran hotel. Para seniman tersebut antara lain Annie Sofyan, Astuti Kusumo, Betto Made, Dwipo Hadi, Indira Bunyamin, Jajang R. Kawentar, Monang Sitinjak, N. Rinaldy, Retno Aris, dan Yulita Yoe Yoe. Pameran ini dapat dinikmati pengunjung tanpa tiket masuk.

Tema Timeless Harmony dalam pameran tidak sekadar menyesuaikan dengan tema ulang tahun hotel. Karya-karya yang ditampilkan menyoroti makna harmoni sebagai upaya menyeimbangkan berbagai ketimpangan dalam kehidupan, yang diekspresikan melalui medium kanvas.

Salah satu seniman, Jajang R. Kawentar, mengatakan tema tersebut mengajak manusia untuk kembali melihat harmoni dalam dirinya sendiri.
“Manusia memiliki sifat Penciptanya. Apa yang ada di dalam diri manusia juga ada di alam semesta. Jika kita tak menemukan harmoni di luar, sejatinya harmoni itu sudah ada di dalam diri,” ujarnya.

Pameran ini menampilkan karya dua dimensi dengan karakter visual yang beragam, mulai dari abstrak, realisme, hingga naturalisme. Di antaranya lukisan Imajinasi Kota karya Dwipo Hadi, Kupilih Melepas karya Indira Bunyamin, serta Mekar karya Retno Aris yang menggambarkan keindahan dan keunikan yang tumbuh di tengah kesederhanaan.

Marcom Manager Grand Candi Hotel Semarang, Azkar Rizal Muhammad, mengatakan seluruh rangkaian acara ulang tahun ke-28 ini dirancang untuk melibatkan publik secara luas.

“Timeless Harmony adalah komitmen kami menciptakan ruang di mana setiap tamu merasa diterima, dihargai, dan seperti pulang ke rumah,” kata Azkar.

Ia menambahkan, perayaan ini juga menjadi wujud upaya Grand Candi Hotel untuk terus memperbarui fasilitas, beradaptasi dengan kebutuhan tamu, serta berinovasi agar pengalaman menginap tetap nyaman dan berkesan seiring perkembangan zaman.*